Perluas Akses Nasabah, BNI (BBNI) Pasarkan SBR015 Lewat wondr by BNI
:
0
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) turut memasarkan Surat Berharga Negara (SBN) Ritel seri Savings Bond Ritel SBR015. BNI menyebarkannya melalui aplikasi wondr by BNI. Dok. EmitenNews.
EmitenNews.com - Perluas akses masyarakat terhadap instrumen investasi pemerintah, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) turut memasarkan Surat Berharga Negara (SBN) Ritel seri Savings Bond Ritel SBR015. BNI menyebarkannya melalui aplikasi wondr by BNI. Menariknya, ada penawaran uang kembali (cashback) hingga Rp15 juta.
Program tersebut dibagi dalam periode early bird pada 28 September–9 Oktober 2026 dan periode reguler pada 10–22 Oktober 2026.
Dalam keterangannya, SEVP Wealth Management BNI Steven Suryana mengatakan, distribusi SBR015 melalui kanal digital ditujukan untuk memperluas akses masyarakat terhadap instrumen investasi pemerintah.
“Kehadiran SBR015 juga menjadi kesempatan bagi nasabah untuk membangun portofolio melalui instrumen investasi yang diterbitkan oleh pemerintah,” kata Steven Suryana dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa (6/10/2026).
Kemudahan akses melalui kanal digital menjadi bagian dari upaya BNI memperluas literasi sekaligus partisipasi masyarakat dalam berbagai instrumen investasi. Ia berharap kemudahan melalui wondr by BNI dapat membantu masyarakat mengambil langkah investasi secara lebih terencana sesuai profil risiko, kebutuhan, dan tujuan finansial.
Untuk diketahui SBR015 merupakan SBN Ritel yang diterbitkan pemerintah dengan skema imbal hasil mengambang dengan batas minimum atau floating with floor.
Dengan skema tersebut, tingkat imbal hasil dapat mengikuti perkembangan suku bunga acuan, tetapi tidak lebih rendah dari batas minimum yang telah ditetapkan.
Sebagai bahan pertimbangan, SBR015 tersedia dalam dua tenor. Seri SBR015T2 memiliki tenor dua tahun dengan tingkat imbal hasil minimum 6,75 persen per tahun dan jatuh tempo pada 10 Oktober 2028.
Sedangkan SBR015T4 memiliki tenor empat tahun dengan tingkat imbal hasil minimum 6,85 persen per tahun dan jatuh tempo pada 10 Oktober 2030.
Program uang kembali berlaku bagi nasabah yang melakukan pembelian menggunakan sumber dana baru atau fresh fund, dengan nilai maksimal Rp15 juta sesuai nominal transaksi serta syarat dan ketentuan. ***
Related News
Tambah Modal Simas Bank Timor Leste, SMMA Perkuat Operasional
BLOG Sudah Pakai Semua Dana IPO, Terbesar Rp92M Simpan Sini Aja
Pembiayaan BSI (BRIS) Tumbuh Lebih Agresif, Capai Rp344 Triliun
Dirut Intikeramik (IKAI) Perdana Borong 5 Juta Saham, Saham Ikut Naik
Dirut IKAI Borong 5 Juta Lembar Saham, Harganya Kini Melejit 15%
SMMA Suntik Modal Anak Usaha Bank di Timor Leste USD3,6 Juta





