PMJS Eksekusi Transaksi Rp10,83 Triliun, Telisik Detailnya
:
0
Salah satu showrom besutan DIPO Group. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Putra Mandiri Jembar (PMJS) mengeksekusi transaksi senilai Rp10,83 triliun. Transaksi itu melibatkan entitas usaha perseroan yaitu Dipo Internasional Pahala Otomotif (DIPO), dan Agrinas Pangan Nusantara (Agrinas). Transaksi pengadaan kendaraan truk 6 ban sebanyak 20.600 unit itu telah diteken pada 6 April 2026.
Kontrak pengadaan baru berlaku efektif pada saat pemberian bank garansi dari BNI pada 16 Maret 2026 oleh DIPO kepada Agrinas. Kemudian, pembayaran uang muka (down payment) oleh Agrinas kepada DIPO senilai Rp2,84 triliun. Dua rangkaian transaksi itu, telah dilakukan pada 6 April 2026.
Berdasar kontrak, DIPO sebagai dealer resmi ditunjuk Krama Yudha Tiga Berlian Motors, akan melaksanakan penyediaan unit kendaraan sesuai spesifikasi, memberi dukungan layanan purna jual kepada Agrinas untuk mendukung operasional, dan keberlanjutan program pengadaan kendaraan.
Pengadaan truk 6 ban 20.600 unit itu, berdasar beberapa kontrak berikut. Pertama, kontrak pengadaan unit kendaraan untuk Koperasi Desa Kelurahan (Kopdes) Merah Putih pada 28 November 2025 antara Agrinas dan Krama Yudha Tiga Berlian Motors. Kedua, kontrak turunan pengadaan truk untuk Kopdes Merah Putih antara DIPO dan Agrinas.
Ketiga, addendum kontrak turunan I pengadaan unit kendaraan truk 6 ban untuk Kopdes Merah Putih pada 10 Maret 2026 antara DIPO, dan Agrinas. ”Teken kontrak itu, berdampak positif pada kegiatan operasional, dan pendapatan DIPO yang pada gilirannya mendongkrak kondisi keuangan perseroan,” tegas le Putra, Direktur Utama Putra Mandiri Jembar. (*)
Related News
Pengendali dan Direksi MPIX Kompak Jual Saham, Total Rp3,5 Miliar
Buru Cadangan Baru, PTBA Bor 113 Titik di Tanjung Enim hingga Ombilin
Pendapatan Luar Grup Pertamina Capai 22%, Elnusa Jajaki Pasar Irak
Perkuat Ekosistem Digital, Anak Usaha PRDA Rilis U-Buddy
Sesuai Target! WIFI Pamer Data Terbaru IRA Lebih dari 3.100 Site
Bursa Stop Perdagangan Empat Saham Usai Menguat Beberapa Hari Terakhir





