Produktivitas Meningkat, Realisasi RoA PTPN IV PalmCo Capai 7,9 Persen
:
0
Ilustrasi PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IV PalmCo mencatatkan peningkatan efektivitas pengelolaan aset sepanjang 2025. Itu dicapai subholding dari PTPN III (Persero) tersebut dengan realisasi Return on Asset (ROA) mencapai 7,9 persen atau melampaui target awal 4,9 persen. Dok. Kabar SDG's
EmitenNews.com - Sepanjang 2025, PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IV PalmCo mencatatkan peningkatan efektivitas pengelolaan aset. Itu dicapai subholding dari PTPN III (Persero) tersebut dengan realisasi Return on Asset (ROA) mencapai 7,9 persen atau melampaui target awal 4,9 persen.
Dalam keterangannya Selasa (3/3/2026), Direktur Utama PTPN IV PalmCo Jatmiko K. Santosa mengatakan, penguatan ROA tersebut mencerminkan peningkatan produktivitas dan efisiensi operasional yang dijalankan perusahaan secara konsisten.
“Dibandingkan dengan tahun 2024 di level 5,3 persen, ROA kita mengalami pertumbuhan sekitar 49 persen. Tren kenaikan ini konsisten sejak 2023,” ujar Jatmiko.
Dalam tiga tahun terakhir indikator profitabilitas aset perseroan meningkat lebih dari dua kali lipat seiring transformasi operasional di seluruh lini bisnis.
Peningkatan tersebut didorong penguatan produktivitas sektor hulu maupun hilir. Dari sisi hulu, produktivitas Tandan Buah Segar (TBS) mencapai 20,63 ton per hektare atau tumbuh 3 persen secara tahunan.
Dari sisi pengolahan, produktivitas Crude Palm Oil (CPO) tercatat 4,70 ton per hektare atau meningkat 9 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Perseroan fokus pada peningkatan produktivitas, efisiensi yang tepat, dan optimalisasi aset yang dijalankan secara konsisten.
Penguatan kinerja operasional juga ditopang modernisasi pabrik, peningkatan rendemen minyak sawit, serta digitalisasi proses bisnis untuk memperkuat pengawasan dan pengambilan keputusan.
Perseroan menekan tingkat losses dan mendorong digitalisasi proses bisnis yang berorientasi pada efektivitas dan efisiensi.
Perusahaan mencatat penguatan margin EBITDA di level 26,05 persen, meningkat dibandingkan periode sebelumnya.
Peningkatan ROA menunjukkan bahwa setiap aset yang dikelola perusahaan mampu memberikan nilai tambah yang lebih optimal. Perseroan akan terus memperkuat operational excellence untuk memastikan kontribusi terhadap ketahanan energi dan pangan nasional.
Related News
Bisnis Layanan GUCD Perta Arun Gas Diminati Kapal LNG Global
Emas Dunia Turun Ke USD4.261, Antam Melorot Rp16.000 per Gram
Yield Obligasi AS Sentuh Level 2007, Pasar Antisipasi Suku Bunga Fed
Dolar Perkasa di 101,1, Tekan Rupiah dan Pasar Asia
Nikkei Melesat 500 Poin Ditopang Saham AI dan Dividen
AS-Iran Tegang, Fed Hawkish, Harga Emas ke Level Terendah 7 Minggu





