Provident Investasi Pastikan Kesiapan Dana Pelunasan Obligasi I 2023
Ilustrasi rencana pelunasan utang
EmitenNews.com - PT Provident Investasi Bersama Tbk (PALM) memastikan telah menyiapkan dana untuk pelunasan pokok sekaligus pembayaran bunga ke-12 Obligasi Berkelanjutan I Provident Investasi Bersama Tahap I Tahun 2023 Seri B.
Lim Na Lie Sekretaris Perusahaan/Corporate Secretary PALM menyatakan, obligasi tersebut akan jatuh tempo pada 28 Maret 2026.
“Obligasi tersebut memiliki tingkat bunga tetap sebesar 8,50% per tahun,” katanya dalam keterbukaan informasi, Selasa (2/3/2026).
Perseroan juga menegaskan kesiapan dana ini sebagai bentuk komitmen memenuhi kewajiban kepada para pemegang obligasi tepat waktu.
Seluruh dana pelunasan pokok dan pembayaran bunga akan disetorkan kepada Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) sebelum tanggal jatuh tempo. Berdasarkan data KSEI, Obligasi Berkelanjutan I Provident Investasi Bersama Tahap I Tahun 2023 Seri B dicatatkan di Bursa Efek Indonesia pada 29 Maret 2023. Nilai nominalnya sebesar Rp482 miliar.
Sebagai informasi, PALM dimiliki oleh PT Provident Capital yang juga pengendali perseroan sebesar 58,017% hingga periode pelaporan registrasi efek akhir Januari 2026.
Pemegang saham terbesar berikutnya adalah Garibaldi "Boy" Thohir sebesar 19,89%. Ada juga Winato Kartono yang menggenggam porsi saham PALM sebesar 7,87% dan Hardi Wijaya Liong sebanyak 5,32%.
Namun demikian, nama Winato Kartono muncul sebagai penerima manfaat akhir dari kepemilikan saham atau ultimate beneficial owner (UBO) PT Provident Investasi Bersama Tbk.
Adapun, portofolio investasi PALM terdiri atas PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA), PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA), dan PT Mega Manunggal Property Tbk (MMLP)
Related News
BPTR Diguyur Kredit Jumbo Hampir Rp700M, Ini Rencana Penggunaannya
Nol Utang, Marjin Laba 48 Persen: DMAS Pamer Fundamental Super Sehat
Sukses Dalam Berinovasi Bank Raya Raih Penghargaan di Digital Day 2026
Grup Djarum (BELI) Geber MESOP 1,50 Miliar Saham, Harga Tebus Rp430
Laba 2025 Menciut, Emiten Nikel Ifishdeco (IFSH) Beber Pendapatan Rp1T
Momentum Lebaran Jadi Katalis, ERAA Perkuat Strategi Jangka Menengah





