PYFA dan RGCC Jalin Kemitraan Strategis untuk Perangi Kanker
:
0
PT Pyridam Farma Tbk (PYFA) dan Research Genetic Cancer Center (RGCC) mengumumkan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dalam upaya bersama memerangi kanker dan meningkatkan akses terhadap pengobatan berkualitas. dok. ist.
EmitenNews.com - PT Pyridam Farma Tbk (PYFA) dan Research Genetic Cancer Center (RGCC) mengumumkan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dalam upaya bersama memerangi kanker dan meningkatkan akses terhadap pengobatan berkualitas. Kemitraan ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan kedua perusahaan untuk menghadirkan solusi kesehatan inovatif bagi masyarakat Indonesia.
PYFA, sebagai salah satu perusahaan farmasi terkemuka di Indonesia, memiliki fasilitas produksi berkualitas dan jaringan distribusi yang luas, sehingga memungkinkan mereka menghadirkan produk-produk kesehatan unggulan bagi masyarakat Indonesia.
Sementara itu, RGCC adalah lembaga riset kanker terkemuka asal Swiss yang fokus pada pengembangan tes diagnostik inovatif dan pengobatan kanker yang dipersonalisasi. Dengan keahlian genetika kanker, RGCC mampu memberikan data komprehensif untuk diagnosis dini dan penentuan terapi yang paling tepat bagi setiap pasien.
Melalui kolaborasi ini, PYFA akan menjadi mitra eksklusif RGCC dalam memasarkan dan mendistribusikan produk inovatif RGCC di pasar Indonesia, sehingga lebih banyak pasien dapat memanfaatkan terapi kanker yang dipersonalisasi. Di sisi lain, RGCC akan mendukung PYFA dalam memasuki pasar Eropa dengan memenuhi standar kualitas sesuai regulasi di kawasan tersebut.
Dr. Widjanarko Brotosaputro, Direktur PT Pyridam Farma Tbk, menyampaikan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat posisi PYFA sebagai pemimpin di industri farmasi Indonesia.
"Kami sangat optimistis bahwa kemitraan ini akan membawa dampak positif yang signifikan bagi kesehatan masyarakat, terutama dalam upaya memerangi kanker," ujar Dr. Widjanarko dalam siaran pers, Senin (14/10/2024).
PYFA terus berkomitmen untuk menjalin kemitraan strategis dan mendorong inovasi serta pengembangan produk kesehatan berkualitas untuk masyarakat. ***
Related News
Deretan Top Gainers di Tengah IHSG yang Merah, Apa Saja?
Komisaris Multitrend Indo (BABY) Borong 2,17 Juta Saham, Ini Sosoknya
Kinerja Memburuk, Tiga Pentolan Ini Lepas Jutaan Saham BYAN
Ironi Anggota Lawas MSCI, EXCL Berbalik Rugi 286 Persen Kuartal I 2026
Bali United Ternyata Ada Sahamnya, Kodenya BOLA
Pantau Saham dengan Dividend Yield Jumbo Mei 2026, Nyampe 20 Persen





