Pyridam Farma (PYFA) dan Entitas Usaha Dapat Tambahan Fasilitas Kredit Rp121 Miliar
:
0
EmitenNews.com - Pyridam Farma (PYFA) mendapat tambahan fasilitas kredit dari Bank OCBC NISP (NISP). Fasilitas senilai Rp121 miliar itu, juga untuk entitas usaha PT Holi Pharma. Pinjaman terdiri dari term loan, rekening koran, dan demand loan.
Pyridam Farma mendapat jumlah plafond kredit awal senilai Rp78,41 miliar, dan ditingkatkan menjadi Rp138,41 miliar. Rincian fasilitas tambahan meliputi fasilitas term loan 5 (Fasilitas TL 5) dengan jumlah batas Rp50 miliar, dan fasilitas term loan 6 (Fasilitas TL 6) dengan jumlah batas Rp10 miliar.
Fasilitas Pyridam Farma itu, dibanderol bunga sebagai berikut. Pinjaman fasilitas TL 5 dibayarkan dengan tarif suku bunga 8 persen per tahun. Fasilitas TL 6 dibayarkan dengan tarif suku bunga 8 persen per tahun. Fasilitas TL 5 berdurasi 60 bulan terhitung sejak tanggal pencairan kredit. Fasilitas TL 6 berjangka 96 terhitung sejak tanggal pencairan kredit.
Pyridam Farma memberi jaminan tambahan berdasar dokumen-dokumen jaminan sebagai berikut. Hak tanggungan peringkat kelima atas sebidang tanah, dan bangunan berupa Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB) No. 1/Cibodas; dan piutang usaha perseroan senilai penjaminan Rp50 miliar.
Sedang Holi Pharma jumlah plafond kredit diberikan Bank OCBC Rp61,44 miliar. Rinciannya, fasilitas kredit rekening koran (Fasilitas RK) dengan jumlah batas Rp15 miliar, fasilitas demand loan (Fasilitas DL) dengan jumlah batas Rp40 miliar, fasilitas term loan (Fasilitas TL) dengan jumlah batas Rp6,44 miliar.
Pinjaman itu, seluruhnya dibanderol bunga 8 persen per tahun. Fasilitas RK dan DL berjangka 12 bulan terhitung sejak penandatanganan perjanjian pinjaman atau tanggal lebih awal sebagaimana ditentukan pihak bank, dan fasilitas TL terhitung sejak tanggal perjanjian pinjaman sampai dengan 24 Januari 2024. (*)
Related News
Deretan Top Gainers di Tengah IHSG yang Merah, Apa Saja?
Komisaris Multitrend Indo (BABY) Borong 2,17 Juta Saham, Ini Sosoknya
Kinerja Memburuk, Tiga Pentolan Ini Lepas Jutaan Saham BYAN
Ironi Anggota Lawas MSCI, EXCL Berbalik Rugi 286 Persen Kuartal I 2026
Bali United Ternyata Ada Sahamnya, Kodenya BOLA
Pantau Saham dengan Dividend Yield Jumbo Mei 2026, Nyampe 20 Persen





