Ramah Lingkungan, BNI Hemat Energi 559 Ribu Giga Joule Sepanjang 2025
:
0
Operasional perkantoran BNI hemat energi signifikan sepanjang 2025. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Bank Negara Indonesia (BBNI) mencatat penghematan energi 559.194 Giga Joule (GJ) sepanjang 2025. Itu seiring penguatan berbagai inisiatif efisiensi energi, dan pengurangan emisi karbon seluruh operasional perusahaan. Capaian itu, dari penurunan konsumsi energi listrik menjadi bagian dari strategi BNI dalam mendukung operasional rendah emisi sekaligus meningkatkan efisiensi penggunaan energi.
Wakil Direktur Utama BNI Alexandra Askandar mengatakan, penghematan tersebut mencerminkan konsistensi perusahaan dalam menerapkan program keberlanjutan secara terintegrasi. “Penurunan konsumsi energi mencerminkan konsistensi BNI dalam menjalankan berbagai program efisiensi energi sekaligus mendukung upaya pengurangan emisi karbon secara berkelanjutan,” tutur Alexandra dalam keterangan tertulis.
Menurutnya, capaian tersebut juga sejalan dengan penguatan implementasi konsep bangunan hijau (green building) lingkungan BNI. Sejumlah gedung operasional perseroan bahkan telah memperoleh sertifikasi dari lembaga independen. Gedung Menara BNI Pejompongan meraih sertifikasi Green Building Gold, dan Gedung Plaza BNI BSD memperoleh sertifikasi Green Building Platinum dari Green Building Council Indonesia.
Selain itu, Gedung BNI kawasan PIK 2 juga mendapat sertifikasi Leadership in Energy and Environmental Design (LEED) level Gold dari United States Green Building Council (USGBC) pada kategori Building Construction. Beragam pengakuan itu, menunjukkan transformasi menuju operasional ramah lingkungan tidak hanya berdampak pada efisiensi, tetapi juga diakui secara nasional maupun internasional.
“BNI akan terus melanjutkan penguatan implementasi prinsip keberlanjutan seluruh lini bisnis, dan operasional sebagai bagian dari komitmen jangka panjang perusahaan,” tegasnya.
Ke depan, BNI berkomitmen untuk terus memperkuat praktik keberlanjutan, tidak hanya melalui efisiensi energi, tetapi juga melalui pengembangan ekosistem keuangan berkelanjutan yang mampu menciptakan nilai tambah bagi lingkungan dan masyarakat.
Capaian penghematan energi itu, menegaskan transformasi menuju operasional hijau tidak hanya menjadi agenda strategis, tetapi juga telah memberikan hasil nyata dalam meningkatkan efisiensi sekaligus mendukung upaya pengurangan emisi karbon secara berkelanjutan. (*)
Related News
Dalam 13 Bulan Terus Lepas Saham, Bobby Gafur Tetap Pengendali OASA
UNTR Bagi Dividen Interim Rp430 per Helai, Pantau Jadwal Cum Dividen
DADA Beri Santunan Dividen, Total Rp2 Miliar, Per Helai Berapa?
PART Mau Gelar Rights Issue dan Buyback, Simak Rinciannya!
GOTO ARB Day-1 Dibanjiri 1 Miliar Lot Jual, Morgan Stanley Juga Jualan
Batas Harga Rp1 Belum Berlaku, Morgan Stanley Jual 450 Juta Saham GOTO





