Realisasi Dana IPO Era Media (DOOH), Terbesar Giro di Bank Jakarta
:
0
Ilustrasi PT Era Media Sejahtera Tbk. (DOOH), dok. Era Media/Youtube.
EmitenNews.com - PT Era Media Sejahtera Tbk. (DOOH) merealisasikan dana IPO untuk sejumlah aktivitas. Terbesar, DOOH menyimpan Rp120,7 miliar dalam jangka waktu 1 bulan Rollover Principal & Interest sebagai Giro di Bank DKI (Bank Jakarta) dengan bunga 0,25 persen.
Vicktor Aritonang Direktur utama DOOH dalam keterangan tertulisnya Selasa (7/7/2026) menyampaikan bahwa Perseroan memperoleh IPO efektif pada 28 April 2023 sebesar Rp154,7 miliar. Dengan biaya Rp2,13 miliar, praktis hasil IPO sebesar Rp152,6 miliar.
Untuk itu, emiten bidang Aktivitas Periklanan dan Konsultasi Manajemen itu, merealisasikan dana IPO untuk belanja modal Rp12,99 miliar dan Rp18,83 miliar modal kerja. Jadi, DOOH sudah menggunakan dana IPO sebesar Rp31,8 miliar.
Vicktor menambahkan DOOH masih menyimpan dana IPO sebesar Rp120,7 miliar dalam jangka waktu 1 bulan Rollover Principal & Interest sebagai Giro di Bank DKI dengan bunga 0,25%.
PT Era Media Sejahtera Tbk (DOOH) telah melakukan divestasi seluruh saham PT Era Maju Media (EMM) kepada PT Semesta Bersama Global (SBG).
Dalam keterangannya Kamis (2/7/2026), manajemen perseroan mengungkapkan, transaksi tersebut berdasarkan Akta No.19 tanggal 23 Juni 2026 dihadapan notaris Mutiara Hafidzah, notaris di kabupaten Kuningan, Jawa Barat dan Akta No.20 tanggal 24 Juni 2026 yang juga dibuat dihadapan notaris Mutiara Hafidzah.
Saham EMM yang didivestasi sebanyak 599 lembar senilai Rp599 juta.
Manajemen menjamin transaksi tersebut bukan merupakan Transaksi Afiliasi sebagaimana diatur dalam POJK No. 42/POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi. ***
Related News
Repower Asia (REAL) Tancap Gas di Rumah Subsidi via KSO di Bogor
30 Oktober, IMPC Distribusi Dividen Interim Rp273,43 Miliar
Kurangi Porsi, SSS Kini Kuasai 78,95 Persen Saham Victoria Care (VICI)
Penggunaan Dana IPO Harta Djaya (MEJA), Terbesar Untuk Modal Kerja
Pengendali VICI Anne Vabilia Salim Jual 402,4 Juta Saham, Raup Rp301M
Eksplorasi DEWA Tertahan Perizinan, Biaya Tembus Rp14,51M di Q3 2026





