Refinancing, BIPI Ngutang Bank Panin (PNBN) Rp148 Miliar
:
0
Suasana pembangkit milik perseroan. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Astrindo (BIPI) mendapat suntikan modal senilai Rp148 miliar. Fasilitas kredit itu, diperoleh dari Bank Panin (PNBN). Transaksi perjanjian kredit dan jaminan itu, telah diteken pada 23 April 2025.
Fasilitas kredit tersebut dibanderol dengan tingkat suku bunga 12 per tahun. Selain itu, penggelontoran kredit itu, diberi tenggat waktu sepanjang lima tahun. Masa itu berlaku sejak tanggal penandatanganan perjanjian kredit.
”Tujuan fasilitas kredit untuk melunasi seluruh utang entitas anak perseroan yaitu PT Mega Abadi Jayatama, sejumlah Rp148 miliar,” tegas Kurniawati Budiman, Corporate Secretary Astrindo Nusantara Infrastruktur.
Perseroan mengklaim, perjanjian kredit tersebut tidak memberikan dampak negatif kinerja keuangan maupun kelangsungan usaha perseroan, dan entitas anak. ”Tidak berdampak buruk terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan, atau kelangsungan usaha perusahaan publik,” imbuhnya. (*)
Related News
Investasi Pribadi Presdir Rudy di Saham ASII, Belanjakan Rp20,2 Miliar
Kawasan Industri Jadi Mesin Pertumbuhan Bisnis Infrastruktur CDIA
Lepas Saham MPRO Senilai Rp474M, Taipan Ini Masih Kuasai 10,46 Persen
Dalam 13 Bulan Terus Lepas Saham, Bobby Gafur Tetap Pengendali OASA
UNTR Bagi Dividen Interim Rp430 per Helai, Pantau Jadwal Cum Dividen
DADA Beri Santunan Dividen, Total Rp2 Miliar, Per Helai Berapa?





