Repower (REAL) Ungkap Rencana Proyek Properti Baru di Jabodetabek
Salah satu properti garapan emiten REAL.
EmitenNews.com - PT Repower Asia Indonesia Tbk. (REAL) emiten properti itu menghelat agenda Public Expose Incidental secara virtual pada Rabu (8/10/2025), menindaklanjuti permintaan Bursa Efek Indonesia (BEI) terkait peningkatan aktivitas perdagangan saham perseroan pada 19 September 2025.
Sebagai catatan, saham REAL sempat berada dalam reli bullish hingga mencatatkan kenaikan year-to-date sebesar 1.125% naik 90 poin dari harga Rp8 perak per lembar pada awal Januari 2025 menjadi selevel Rp98 pada 17 September 2025.
Direktur Utama Aulia Firdaus membeberkan dalam paparannya bahwa perseroan kali ini dihadapkan pada pergolakan strategi bisnis baru.
“Dengan diperpanjangnya manfaat PPN DTP hingga tahun 2026, Perseroan optimis dapat memaksimalkan peluang ini untuk menjaga momentum kinerja yang baik, memperkuat posisi keuangan, serta mendukung ekspansi strategis perusahaan di masa depan,” jelas Aulia.
Aulia mengungkap, sejalan dengan momentum tersebut perusahaan tengah menjajaki prosesi dalam melanjutkan pengembangan proyek, baik yang telah berjalan serta memulai pembangunan di lokasi baru.
“Untuk pertumbuhan organik, Perseroan saat ini fokus mengoptimalkan penjualan proyek eksisting, seperti perumahan Botanical Puri Asri di Depok. Selain itu, Perseroan juga akan memulai pengembangan proyek perumahan baru di Pasar Minggu dan Pondok Cabe,” jelas sang Dirut.
Lebih lanjut, Aulia menyebut bahwa seluruh strategi tersebut diarahkan guna menyorot daya saing REAL sebagai pemain properti dan keberlanjutan bisnis.
“Langkah-langkah ini kami lakukan untuk memastikan pertumbuhan Perseroan tidak hanya berkelanjutan, tetapi juga selaras dengan arah pembangunan nasional,” tutupnya.
Adapun, harga saham REAL pada perdagangan Jumat (10/10) tercatat sahamnya kian terkoreksi kini berada di Rp71 drop 1,39%.
Related News
Laba Emiten Jasa Konstruksi NRCA Melonjak 115 Persen Sepanjang 2025
Emiten Furnitur Chitose (CINT) Raih Lonjakan Penjualan dan Laba 2025
TP Rachmat Jual 14,3 Juta Saham ESSA Senilai Rp10,8M, Harga Ikut Drop!
WINS Hentikan Buyback 2 Bulan Lebih Cepat, Ini Alasan Utamanya
RMKE Tutup 2025 dengan Kinerja SolidÂ
Austindo (ANJT) Tunda Laporan Keuangan 2025, Audit Masih Berjalan





