Respons Merger Harga Miring, Ini Kata Bos Smartfren Telecom (FREN)
:
0
EmitenNews.com - Isu seputar merger Smartfren Telecom (FREN) dengan XL Axiata (EXCL) makin liar. Penggabungan dua kekuatan itu, disebut-sebut telah mencapai titik kulminasi. Bahkan, harga merger berada di bawah Rp50 per lembar.
Merespons perkembangan terkini tersebut, manajemen Smartfren mengaku terbuka untuk melakukan pembicaraan mengenai rencana konsolidasi dengan pelaku industri lain. Terutama untuk tujuan efisiensi operasional. Dengan begitu, dapat memberi nilai tambah bagi pemegang saham.
”Meski begitu, sampai saat ini, tidak ada informasi atau kejadian krusial yang diumumkan ke publik. Smartfren akan mematuhi peraturan yang berlaku,” tegas Merza Fachys, Presiden Direktur Smartfren Telecom.
Kabar merger itu, membuat kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) angkat suara. Kominfo memastikan Smartfren Telecom, dan XL Axiata belum mengajukan permohonan merger. ”Belum, belum ada permohonan merger sampai saat ini," tukar Wayan Toni Supriyanto, Direktur Jenderal (Dirjen) Penyelenggaraan Pos dan Informatika Kominfo.
Wayan menyebut kalau kedua emiten itu, melakukan merger, akan mampu mengerek kecepatan internet nasional. Saat ini, pemerintah terus berusaha mendongkrak kecepatan Internet Indonesia, salah satunya melalui solusi-solusi konsolidasi. Sebelumnya, Smartfren dan XL tengah melakukan negosiasi untuk melakukan penggabungan dua unit bisnis dalam satu usaha. (*)
Related News
INPS Buka Suara ke BEI Soal Ekuitas Negatif, Siapkan Rencana Ini
Sempat Tertunda, Waskita (WSKT) Akhirnya Lunasi Obligasi Rp722 M
Aset CSIS Tebal, Dividen Cair, dan Saham Terbang 27 Persen
Obligasi Chandra Asri (TPIA) Rp361,48 M Lunas, Pefindo Tarik Peringkat
TAMU Restrukturisasi Utang, Saham Lanjut ARA?
Perusahaan Afiliasi Grup Sinarmas Jadi Pengendali Baru KETR





