EmitenNews.com - Emiten sarang burung walet, PT Abadi Lestari Indonesia Tbk (RLCO) tengah membidik dua lini usaha baru dan memperluas pasar ekspor. Direktur Utama RLCO, Edwin Pranata mengungkapkan bahwa saat ini, RLCO tengah mengembangkan lini usaha baru melalui Marinova dengan produk processed protein serta Momiku dan Realfood untuk perluasan profuk wellness.

Lebih lanjut, Edwin menuturkan salah satu fokus pengembangan lini usaha tersebut, yakni dalam produk kesehatan keluarga dan tumbuh kembang anak berbasis chicken bone broth siap saji. Di mana produk bone broth ini dihadirkan dalam berbagai format turunan seperti abon, beras siap saji untuk anak, hingga adonan olahan.

Selain itu, perusahaan juga tengah menyiapkan pengembangan produk komplementer berbasis turunan ikan, yang ditargetkan mulai memberikan kontribusi pada 2027. Perseroan mengoptimalkan segmen produk baru ini untuk mendukung pemenuhan nutrisi dan kesehatan generasi muda.

“Ke depan, RealCo (RLCO) akan berfokus pada tiga arah pengembangan, yaitu processed protein melalui Marinova, perluasan produk wellness melalui Realfood dan Momiku, serta ekspansi distribusi internasional dari China, Hong Kong, dan Amerika Serikat menuju Asia Tenggara, termasuk Vietnam dan Thailand,” ujar Edwin dalam forum Media Connect, Jumat (7/8).

Sepanjang semester pertama 2026, RLCO membukukan laba bersih sebesar Rp20,36 miliar, meningkat dari Rp17,96 miliar di periode yang sama tahun sebelumnya. Hal itu ditopang oleh tumbuhnya sisi penjualan dari Rp270,95 miliar menjadi Rp272,00 miliar di semester pertama 2026. Dari torehan itu, dua segmen usaha menopang kinerja perseroan selama paruh pertama 2026. Segmen sarang burung olahan mencatat penjualan Rp234,4 miliar, atau sekitar 86% dari total penjualan, dengan margin kotor 19,2%. Sementara itu, segmen produk konsumen mencatat penjualan Rp37,6 miliar dengan margin kotor 42,7%.

Pada perdagangan Jumat (7/8), saham RLCO ditutup di level 5.025, dan secara year to date sahamnya telah menguat 184,70% atau naik 3.260 poin.