Rugi Menipis, INAF Kuartal III 2024 Defisit Rp1,57 Triliun
:
0
Pengurus Indofarma dalam RUPS Tahunan edisi 2022. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Indofarma (INAF) periode Januari-September 2024 boncos Rp166,48 miliar. Berkurang 13 persen dari posisi sama tahun lalu minus Rp191,69 miliar. Rugi bersih per saham ikut meluruh menjadi Rp53,72 dari edisi sebelumnya Rp61,85.
Penjualan bersih Rp137,87 miliar, drop 69 persen dari periode sama tahun lalu Rp445,7 miliar. Beban pokok penjualan Rp149,67 miliar, berkurang signifikan dari posisi sama tahun lalu Rp435,46 miliar. Rugi kotor tercatat Rp11,8 miliar, anjlok dari sebelumnya dengan laba Rp10,23 miliar.
Beban penjualan Rp41,93 miliar, susut dari Rp76,45 miliar. Beban umum dan administrasi Rp78,36 miliar, turun dari Rp100,53 miliar. Keuntungan lain-lain bersih Rp2,43 miliar, melonjak dari sebelumnya minus Rp6,61 miliar. Rugi usaha Rp129,65 miliar, mengalami perosotan dari sebelumnya RP173,36 miliar.
Beban keuangan Rp37,5 miliar, mengalami perosotan dari Rp39,08 miliar. Rugi sebelum pajak Rp167,15 miliar, mengalami reduksi dari edisi sama tahun lalu Rp212,45 miliar. Jumlah pajak penghasilan Rp674,21 juta, turun dari Rp20,74 miliar. Rugi tahun berjalan Rp166,48 miliar, susut dari Rp191,7 miliar.
Jumlah ekuitas minus Rp970,63 miliar, bengkak dari akhir 2023 minus sebesar Rp804,15 miliar. Defisit Rp1,57 triliun, bengkak dari akhir tahun lalu Rp1,41 triliun. Total liabilitas Rp1,72 triliun, bengkak dari akhir tahun lalu Rp1,56 triliun. Jumlah aset Rp758,43 miliar, susut dari Rp759,82 miliar. (*)
Related News
Investasi Pribadi Presdir Rudy di Saham ASII, Belanjakan Rp20,2 Miliar
Kawasan Industri Jadi Mesin Pertumbuhan Bisnis Infrastruktur CDIA
Lepas Saham MPRO Senilai Rp474M, Taipan Ini Masih Kuasai 10,46 Persen
Dalam 13 Bulan Terus Lepas Saham, Bobby Gafur Tetap Pengendali OASA
UNTR Bagi Dividen Interim Rp430 per Helai, Pantau Jadwal Cum Dividen
DADA Beri Santunan Dividen, Total Rp2 Miliar, Per Helai Berapa?





