Rupiah Sudutkan IHSG, Gulung Saham TLKM, ASII hingga MEDC
:
0
Suasana penutupan perdagangan IHSG edisi 2025 di Main Hall Bursa Efek Indonesia. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Indeks bursa Wall Street mengawali pekan dengan ditutup bervariasi mayoritas melemah. Itu seiring tekanan jual terhadap saham sektor teknologi berlanjut di tengah perhatian investor terhadap perkembangan harga minyak mentah, dan imbal hasil obligasi pemerintah. Apalagi, ketidakpastian konflik geopolitik Timur Tengah masih tinggi.
Saham produsen memory chip, Seagate anjlok 6,87 persen setelah manajemen mengatakan pembangunan pabrik baru akan memakan waktu cukup lama. Sejalan dengan Seagate, saham produsen memory chip lainnya juga ikut terkoreksi seiring munculnya kekhawatiran kalau industri ini tidak akan mampu memenuhi lonjakan permintaan.
Produsen memory chip lainnya ikut melemah antara lain Micron Technology 5,95 persen, Western Digital 4,84 persen, dan Sandisk 5,30 persen. Koreksi mayoritas indeks bursa Wall Street, aksi jual masif investor asing, dan depresiasi rupiah diprediksi menjadi sentimen negatif pasar.
Sementara itu, lonjakan harga mayoritas komoditas berpeluang menjadi sentimen positif untuk indeks harga saham gabungan (IHSG). So, IHsG diprediksi bergerak bervariasi cenderung melemah. Sepanjang perdagangan hari ini, Selasa, 19 Mei 2026, IHSG akan menyusuri kisaran support 6.520-6.440, dan resistance 6.680-6.760.
Berdasar data itu, Retail Research CGS International Sekuritas Indonesia menjagokan saham Telekomunikasi Indonesia alias Telkom (TLKM), Mayora Indah (MYOR), Mitra Adiperkasa (MAPI), Medco Energi (MEDC), Elnusa (ELSA), dan Astra International (ASII). (*)
Related News
CIMB Niaga Ganjar Pejuang Mimpi dengan OCTO
Top Losers Sepekan, Eks Saham Gocap Dominasi! DADA hingga GOTO
10 Saham Top Gainers Sepekan, BSWD, CSMI hingga UVCR
DJP Tunjuk Enam Issuer Tarik PPN Digital Luar Negeri
IHSG Sepekan Melorot 3,28 Persen, Market Cap Bursa Turun Jadi Segini
Marak Lagi, Komdigi-Polri Usut Penyebaran Data Pribadi Ilegal Kementer





