Saham Asia Pasifik Dirombak MSCI, Jepang, China hingga Indonesia
:
0
Ilustrasi, Asian Stock - Saham Asia Pasifik Dirombak MSCI, Jepang, China hingga Indonesia. Foto: AmwalAlGhad
EmitenNews.com - Sejumlah saham dari kawasan Asia Pasifik mengalami pergeseran penghuni di MSCI Global Standard Indexes. Hal ini terungkap dalam rilis MSCI terkati tinjauan bulan Agustus 2026, Kamis (13/8) waktu setempat.
Mulai dari Australia, Jepang, Filipina, hingga Indonesia menjadi negara-negara yang masuk dalam daftar perubahan konstituen di indeks global tersebut.
Dalam penyesuaian periode kali ini, China dan Taiwan mendominasi daftar penambahan konstituen baru di kawasan regional, masing-masing bertambah 33 dan 6 konstituen.
Sementara itu, pasar saham Indonesia harus rela kehilangan dua keterwakilan emiten besarnya setelah PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) dan PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) resmi dikeluarkan dari indeks standar global tersebut. Kendati begitu, khusus CPIN, ia dipindah ke kelompok MSCI Global Small Cap Indexes.
Lebih lanjut, China mencatatkan 33 konstituen baru masuk, dan 32 konstituen keluar, sedangkan Taiwan menambah 6 konstituen baru yang diiringi dikeluarkannya 6 konstituen.
India tercatat mengalami penambahan 4 konstituen baru, dan hanya 3 konstituen yang dikeluarkan. Lalu Jepang tercatat bertambah 1 konstituen yaitu Kokusai Electric diringi dengan keluarnya dua konstituen yaitu JFE Holdings dan Seibu Holdings.
Untuk Korea, tercatat ada penambahan 1 konstituen yaitu LG Innotek Co, diserta 4 konstiuten yang didepak oleh MSCI.
Sementara Australia, Indonesia, Filipina, serta Singapura menjadi negara yang tidak mengalami penambahan konstituen baru. Meski begitu, masing-masing mengalami pendepakan keterwakilannya di indeks tersebut, masing-masing 4 konstituen Australia, 2 konstituen Indonesia, 1 konstituen Filipina, dan 1 konstituen Singapura.
Daftar Konstituen Masuk dan Keluar MSCI Global Standard Index
Adapun berikut daftar lebih rinci terkait konstituen dari masing-masing negara di kawasan Asia Pasifik yang mengalami perubahan komposisi keterwakilan di MSCI Global Standard Indexes.
Related News
BTN Pacu Ekosistem Perumahan, Bangun Hunian hingga KPR 40 Tahun
IHSG Awal Pekan Tutup di Bawah 6.200, GOTO Kini Bukan Saham Gocap Lagi
Aturan Rp1 & Evaluasi FCA Berlaku, IHSG (28/9) Dibuka Jeblok Nyaris 1%
Gocap Tapi Jumbo! GOTO Jadi Raja Market Cap Rp57T di Harga Rp50
Saham yang Bisa Dicermati Hari Ini, Cek Apa Saja!
IHSG Tertekan, Koleksi Sejumlah Saham Berikut





