EmitenNews.com - Bhineka Inovasi Ketahanan Energi (BIKE) mengakuisisi 72 persen saham Berau Usaha Mandiri (BUM). Pengambilalihan saham BUM itu, dilakukan BIKE melalui anak usaha yaitu PT Prambanan Nusantara Energi (PNE). Akuisisi BUM tersebut telah dilakukan pada 8 Oktober 2026.

Berau Usaha Mandiri memiliki area tambang sekitar 500 hektare (Ha) di Tanjung Redeb, Berau, Kalimantan Timur (Kaltim). Nah, dari area yang telah dieksplorasi sekitar 400 hektare, tercatat cadangan terbukti sekitar 22 juta metrik ton batu bara.

Manajemen BIKE menargetkan produksi sekitar 1,5 -2,5 juta metrik ton per tahun. Akuisisi ini disebut menjadi bagian dari strategi transformasi, dan diversifikasi usaha BIKE sektor energi.

BIKE akan menyampaikan informasi lebih lanjut kepada pihak-pihak terkait sesuai dengan perkembangan proyek, berdasarkan ketentuan keterbukaan informasi, dan peraturan perundang-undangan berlaku bagi perseroan sebagai perusahaan tercatat.

”Perseroan mengharapkan kerja sama yang baik dari seluruh pihak dalam mendukung proses pengembangan proyek dimaksud,” tegas Muhamad Kuswandi, Direktur I Bhineka Inovasi Ketahanan Energi.

Menyusul transaksi itu, saham BIKE langsung melangit 17,20 persen setara 295 poin menjadi Rp2.010. Sebbulan terakhir, saham BIKE menguat 104,06 peron setara 1.015 poin dari 9 September 2026. Enam bulan terakhir, saham BIKE meroket 338,60 persen atau 1.544 poin dari edisi 9 April 2026 di kisaran Rp456. (*)