Saham Sempat Digoreng 2.125%, DADA Cetak Laba di Kuartal III-2025
Ilustrasi properti PT Diamond Citra Propertindo Tbk. (DADA) disertai ilustrasi kurva volatilitas harga saham..
EmitenNews.com - PT Diamond Citra Propertindo Tbk. (DADA), emiten saham properti yang sempat digoreng hingga membara 2.125% ke level Rp178 per saham dari cuma Rp8 di awal Januari 2025, kini balik disorot usai merilis laporan keuangan kuartal ketiga.
Emiten properti mini ini membukukan laba bersih Rp855 juta, melesat 415% secara tahunan (YoY) dibanding Rp166 juta pada periode yang sama tahun lalu.
Sepanjang Januari–September 2025, pendapatan usaha terpantau merangkak naik 25,7% YoY menjadi Rp9,05 miliar, sementara laba bruto tumbuh 41,2% ke Rp6,34 miliar.
Struktur keuangannya tercatat ekuitasnya di level Rp353,27 miliar masih lebih tinggi dari liabilitas Rp290,56 miliar, dan kas tertakar naik sebesar 22,7% ke Rp4,80 miliar. Namun skala bisnisnya tetap kecil, dan proyek garapan anak usaha emiten DADA seperti di Pasar Minggu maupun Lebak Bulus belum sepenuhnya memberi dorongan signifikan ke laba.
Beriringan dengan publikasi laporan keuangan kuartal III-2025 ini, pada perdagangan Jumat (31/10) saham DADA stagnan di harga gocap atau Rp50 per saham, merosot jauh sekitar 71,9% dari harga tertinggi (ATH) Rp178 yang dicapai pada 9 Oktober 2025 yang lalu, meninggalkan jejak tajam dari euforia gorengan di awal tahun.
Related News
Perkuat Segmen B2B, Wahana Interfood Targetkan Kinerja Naik 50 Persen
Kantongi Laba Rp643M di 2025, Ini Strategi Blue Bird (BIRD) 2026
Bangkit dari Rugi, Laba Phapros (PEHA) Melenting 109 Persen di 2025
Investor Waspada! Saham KRYA Anjlok 65%, Data Pengendali Simpang Siur
Industri Melambat,SMGR Ungkap Strategi Hadapi Tantangan Sepanjang 2025
Laba Emiten Jasa Konstruksi NRCA Melonjak 115 Persen Sepanjang 2025





