Saham Tempo (TMPO) Tiba-tiba Melesat Saat Kisruh Demo, Ini Pemiliknya!
:
0
Potret gedung milik PT Tempo Inti Media Tbk. (TMPO). FOTO - ISTIMEWA.
EmitenNews.com - Isu demonstrasi atau unjuk rasa yang memicu kerusuhan di beberapa titik di Jakarta pada Jumat (29/8) lalu, justru membuat saham PT Tempo Inti Media Tbk. (TMPO) naik signifikan dan menjadi sorotan.
Adapun, di tengah tertekannya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang anjlok 1,53% atau turun 121,60 poin ke level 7.830,49, saham TMPO terpantau malah melesat. Bahkan, sempat menyentuh titik tertinggi harian di level Rp187, setara kenaikan 28,97% pada awal pembukaan sesi II Jumat siang (29/8).
Walaupun, pada sesi II penutupan perdagangan, saham TMPO hanya ditutup naik 11,72% atau 17 poin ke level Rp162 dari sebelumnya Rp145.
Struktur pemegang saham PT Tempo Inti Media Tbk. (TMPO) atau emiten surat kabar, media massa online, dan majalah itu, menunjukkan dominasi entitas yang memiliki keterkaitan historis dengan perjalanan pers Tempo.
Berdasarkan laporan registrasi pemegang efek emiten TMPO per 31 Juli 2025, PT Grafiti Pers masih menjadi pemegang saham mayoritas dengan porsi 24,28% atau 384,586,650 lembar saham.
Disusul Yayasan Tempo 21 Juni 1994 sebesar 17,13%, PT Jaya Raya Utama sebesar 16,28%, Yayasan Karyawan Tempo sebesar 8,28%, serta Yayasan Pembangunan Jaya Raya dengan kepemilikan 8,54%.
Sementara itu, porsi saham yang beredar di publik atau masyarakat mencapai 25,49% di mana porsi saham publik yang lebih besar tersebut menjadi lebih menarik. Sebab, pemegang saham mayoritas PT Grafiti Pers yang juga pemilik saham Jawapos itu hanya memegang 24,28% atau lebih kecil porsinya dari saham publik.
Kendatipun, hal ini saham TMPO kerap menjadi target gorengan spekulasi pasar ketika isu sosial maupun politik mengemuka. Pergerakan harga pada Jumat (29/8) membuat sentimen nonfundamental memungkinkan menjadi pemicu volatilitas di lantai bursa.
Related News
Investasi Pribadi Presdir Rudy di Saham ASII, Belanjakan Rp20,2 Miliar
Kawasan Industri Jadi Mesin Pertumbuhan Bisnis Infrastruktur CDIA
Lepas Saham MPRO Senilai Rp474M, Taipan Ini Masih Kuasai 10,46 Persen
Dalam 13 Bulan Terus Lepas Saham, Bobby Gafur Tetap Pengendali OASA
UNTR Bagi Dividen Interim Rp430 per Helai, Pantau Jadwal Cum Dividen
DADA Beri Santunan Dividen, Total Rp2 Miliar, Per Helai Berapa?





