Sandang Status HSC, ini Kinerja BDKR Semester I
:
0
Potret tangkapan layar Tan Franciscus, Direktur BDKR pada PE LIVE 2025 Selasa (9/9). FOTO - Dok Emitennews
EmitenNews.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) memasukkan Berdikari (BDKR) dalam daftar emiten penyandang emiten dengan kepemilikan terkonsentrasi tinggi alias High Shareholding Concentration (HSC). Itu setelah 94,95 persen saham dari total saham dalam bentuk warkat, dan tanpa warkat perseroan.
Penetapan HSC itu, berdasar metodologi penentuan kepemilikan saham terkonsentrasi tinggi atas struktur kepemilikan saham dalam bentuk warkat dan tanpa warkat per 21 Agustus 2026. Dengan begitu, emiten berstatus HSC menjadi 57 saham.
Lalu, bagaimana kinerja keuangan BDKR paruh pertama 2026? Sepanjang semester I 2026, BDKR mengemas laba Rp10,22 miliar. Surplus 13,05 persen dari episode sama tahun lalu senilai Rp9,04 miliar. Namun, pendapatan Rp191,13 miliar, mengalami penyusutan dari posisi sama tahun sebelumnya Rp198,85 miliar.
Ekuitas dan Laba Melonjak
Beban pokok pendapatan Rp109,27 miliar, menciut dari edisi sama tahun sebelumnya Rp119,42 miliar. Laba kotor terkumpul Rp81,85 miliar, mengalami peningkatan dari fase sama tahun lalu Rp79,43 miliar. Beban umum dan administrasi Rp61,35 miliar, berkurang dari episode sama tahun 2025 senilai Rp65,39 miliar.
Laba usaha Rp20,5 miliar, melonjak dignifican dari posisi sama 2025 sebesar Rp14,04 miliar. Pendapatan keuangan Rp742,53 juta, turun dari periode sama tahun lalu Rp847,69 juta. Beban keuangan Rp7,08 miliar, berkurang dari Rp12,49 miliar. Pendapatan lain-lain Rp5,89 miliar, anjlok dari Rp21 miliar.
Jumlah ekuitas terkumpul senilai Rp777,79 miliar, mengalami peningkatan dari periode akhir tahun sebelumnya Rp767,39 miliar. Total liabilitas Rp284,69 miliar, berkurang signifikan dari akhir 2025 senilai Rp347,56 miliar. Jumlah aset Rp1,06 triliun, mengalami penciutan dari akhir tahun lalu Rp1,11 triliun. (*)
Related News
Intip Tokoh Besar di 18 Emiten Kena SP1 yang Resmi akan Didepak BEI
6 Saham Terindikasi UMA BEI: 3 Terhuyung, 3 Lain Masih Ngotot Naik!
Perkuat Keberlanjutan, AVIA Sodorkan Sustainability Strategy
TMPO dan 2 Saham ARA Beruntun Ini Kompak Disegel BEI
Produksi Gas Tembus 255%, ELSA Makin Kompetitif di Segmen Upstream
BDKR Masuk, ini Daftar 57 Emiten HSC





