Sepeda Bersama (BIKE) Patok IPO Rp170 per Saham, Cek Jadwal Pelaksanaannya
:
0
EmitenNews.com - PT Sepeda Bersama Indonesia Tbk (BIKE) telah menetapkan harga saham perdana dalam initial public offering (IPO) sebesar Rp170 per lembar saham. Harga perdana tersebut berada di level tertinggi yang ditawarkan kepada Masyarakat pada Penawaran Awal atau bookbuilding rentang harga Rp160 - 170 per saham.
Dalam prospektus e- ipo, BIKE mulai melakukan penawaran umum ke publik pada 14-17 Maret 2022 dengan melepas sebanyak 323,33 juta lembar saham pada nilai nominal Rp25 per lembar saham. Jumlah saham yang ditawarkan ke publik ini setara 25% dari modal ditempatkan dan disetor penuh Perseroan pasca IPO. Sehingga calon emiten yang bergerak di bidang perdagangan besar alat olahraga ini akan meraup dana segar senilai Rp54,96 miliar.
BIKE juga menerbitkan sebanyak 161,16 juta Waran Seri I. Setiap dua pemilik saham berhak atas 1 waran atau rasio 2:1 dengan harga pelaksanaan Rp492 nominal Rp25. Dengan begitu, perseroan juga akan menghimpun dana sekitar Rp79,54 miliar dari hasil penerbitan waran tersebut.
Perseroan telah menunjuk PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk (TRIM) sebagai penjamin pelaksana emisi efek dan penjamin emisi efek. Selain itu, hajatan ini juga kan dibantu oleh PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia dan PT NH Korindo Sekuritas Indonesia yang juga menjadi penjamin emisi efek.
Seluruh dana yang diperoleh dari hasil Penawaran Umum Perdana Saham ini, setelah dikurangi biaya-biaya emisi akan dipergunakan seluruhnya akan digunakan untuk modal kerja, berupa pembelian persediaan barang Perseroan. Sedangkan dana yang diperoleh Perseroan dari pelaksanaan Waran Seri I, jika dilaksanakan oleh pemegang waran, maka akan digunakan seluruhnya untuk modal kerja Perseroan yaitu untuk pembelian persediaan barang.
Related News
Deretan Top Gainers di Tengah IHSG yang Merah, Apa Saja?
Komisaris Multitrend Indo (BABY) Borong 2,17 Juta Saham, Ini Sosoknya
Kinerja Memburuk, Tiga Pentolan Ini Lepas Jutaan Saham BYAN
Ironi Anggota Lawas MSCI, EXCL Berbalik Rugi 286 Persen Kuartal I 2026
Bali United Ternyata Ada Sahamnya, Kodenya BOLA
Pantau Saham dengan Dividend Yield Jumbo Mei 2026, Nyampe 20 Persen





