EmitenNews.com - Pasar saham Indonesia pekan sepekan lalu menunjukkan indikator positif, dimulai dari data rata-rata nilai transaksi yang mencatatkan peningkatan sebesar 30,56 persen menjadi Rp9,504 triliun dari Rp7,279 triliun pada penutupan pekan lalu. Data PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menyebut, hal itu dilanjutkan dengan peningkatan data rata-rata volume transaksi sebesar 57,08 persen menjadi 15,328 miliar unit saham dari 9,758 miliar unit saham selama pekan lalu. Kemudian peningkatan selanjutnya terdapat pada data rata-rata frekuensi transaksi menunjukkan kenaikan sebesar 4,49 persen menjadi sebanyak 495,538 kali transaksi dari 474,227 ribu kali transaksi pada penutupan pekan sebelumnya. Peningkatan juga ditunjukkan oleh Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pekan ini sebesar 1,40 persen menjadi 6,284.372 dari 6,197.318 pada penutupan pekan lalu. Mengikuti IHSG, nilai kapitalisasi pasar juga mengalami kenaikan sebesar 1,54 persen menjadi sebesar Rp7.246,949 triliun dari Rp7.136,704 triliun pada penutupan pekan sebelumnya. Sepanjang tahun 2019, investor asing masih mencatatkan beli bersih sebesar Rp47,828 triliun dan investor asing pada hari ini mencatatkan beli bersih sebesar Rp2.794,18 miliar.
Related News
Di Balik Angka Laba Cimory di Tahun 2025 Part 2, Ini Strategi Salesnya
Cerita Di Balik Angka Laba Cimory di Tahun 2025 Part 1
Program Susu Sekolah MBG jadi Katalisator Ultrajaya Tekan Biaya Iklan
Efek Hormuz dan Prospek Fiskal, Bagaimana Nasib Market Ke Depan?
Transparansi 1 Persen - Titik Buta Pengawasan Pasar: Studi Kasus TPIA
Memaknai Rating Outlook Negatif Fitch dan Moody's untuk Indonesia





