Sepi Transaksi di Tengah Ketidakpastian Dampak Omicron, Indeks Saham Asia Ditutup Beragam

EmitenNews.com - Mengawali minggu terakhir perdagangan tahun ini, indeks saham Asia Senin (24712) sore ini ditutup variatif (mixed) di tengah sepinya volume transasksi dan tekanan atas sentimen investor dari ketidakpastian dampak ekonomi varian Omicron virus Covid-19.
Banyak negara mengintensifkan upaya vaksinasi karena penyebaran varian Omicron telah memicu pemberlakuan kembali kebijakan lockdown di sejumlah negara Eropa semantara pihak rumah sakit masih sibuk mengatasi kasus penularan varian Delta.
Maskapai penerbangan di AS membatalkan ribuan penerbangan dalam tiga hari terakhir karena kelangkaan tenaga kerja akibat meluasnya penularan varian Omicron.
Di Eropa, Perancis untuk pertama kali mencatatkan rekor kasus penularan harian lebih dari 100.000. Di Asia, Tiongkok akhir pekan lalu melaporkan jumlah kasus penularan harian tertinggi dalam 21 bulan dengan jumlah kasus naik dua kali lipat di kota Xian.
Dari sisi makroekonomi, investor mencerna rilis data profitabilitas sektor industrial (Industrial Profit) Tiongkok untuk bulan November yang tumbuh dengan laju yang lebih lambat, tertekan oleh anjloknya harga sejumlah bahan mentah, sektor properti yang masih lesu serta lemahnya permintaan konsumen.
Industrial Profit tumbuh 9.0% Y/Y di bulan November menjadi 805.96 miliar Yuan (USD126.54 miliar), laju terendah sejak bulan Mei dan jauh lebih rendah dari kenaikan 24.6% Y/Y yang tercatat pada bulan Oktober.
Sepanjang 11M2021, Industrial Profit naik 38% Y/Y menjadi 7.98 triliun Yuan, turun tajam dari kenaikan 42.2% selama 10M2021. Industri pertambangan mencatatkan lonjakan profitabilitas 189% selama 11M2021 sementara profitabilitas sektor manufaktur tumbuh 34.5%. Profitabilitas sektpr otomotif turun 3.4% Y/Y dan profitabilitas sektor makanan dan minuman (mamin) terpangkas 1.7% Y/Y.
Statistik
IHSG: 6,575.44 | +12.54 poin |(+0.19%)
Volume (Shares) : 23.0 Billion
Total Value (IDR) : 9.9 Trillion
Market Cap (IDR) : 8,275.8 Trillion
Foreign Net SELL (RG): IDR 96.1 Billion
Saham naik : 265
Saham turun : 248
Sektor Pendorong Terbesar:
Barang Baku : +17.21 poin
Infrastruktur : +7.92 poin
Energi : +5.06 poin
Top Gainers:
GEMS : 7,850| +875| +12.54%
EDGE : 22,975| +875| +3.96%
TKIM : 7,825| +625| +8.68%
INKP : 8,200| +625| +8.25%
ISAT : 5,900| +375| +6.79%
Top Losers:
DCII : 34,900| -1,150| -3.19%
TECH : 7,125| -525| -6.86%
ARTO : 16,825| -425| -2.46%
PTSP : 5,925| -425| -6.69%
PRDA : 8,900| -300| -3.26%.(fj)
Related News

Maanfaatkan Pasar Mamin, ITPC Meksiko Fasilitasi Business Matching

Malaysia Cabut Bea Masuk Anti Dumping Serat Selulosa Asal Indonesia

PLN Pertahankan Status Siaga Kelistrikan Hingga 11 April

Kemenperin Rilis Peta Jalan Hilirisasi untuk Pacu Swasembada Aspal

Investasi Tembus Rp206 Triliun, Industri Agro Serap 9,3 Juta Naker

Diskon Biaya Listrik 50 Persen Berakhir, Maret Berlaku Tarif Normal