EmitenNews.com - PT Bhineka Inovasi Ketahanan Energi Tbk (BIKE) kembali mencaplok perusahaan tambang lewat anak usahanya pada 8 Oktober 2026.

BIKE melalui anak usahanya, PT Prambanan Nusantara Energi (PNE), resmi mengakuisisi 45% saham PT Sumber Bara Abadi (SBA). Sebelumnya, BIKE juga mengumumkan telah mengakuisisi 72% saham PT Berau Usaha Mandiri.

Baca Juga: BIKE Caplok 72 Persen Saham Tambang Batu Bara di Berau

Direktur BIKE, Winston Mulyadi menjelaskan bahwa aksi akuisisi itu dilakukan dalam rangka mendukung pengembangan kegiatan usaha Perseroan serta memperluas portofolio usaha di bidang pertambangan.

Ia juga menerangkan bahwa PT Sumber Bara Abadi tercatat sebagai perusahaan memegang IUP Operasi Produksi. Berdasarkan data registri Minerba Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Kementerian ESDM), izin operasi produksi ini berlaku dengan nomor SK 64/1/IUP/PMA/2017.

Area operasional tambang mencakup wilayah seluas 4.909 hektare terletak di Kecamatan Sebulu dan Muara Kaman, Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur. Salah satu aktivitasnya tercatat di Desa Manunggal Daya, Sebulu.

“Kandungan batubara yang mencapai sekitar 86 juta metrik ton, kami proyeksikan pendapatan perusahaan sebesar USD 84.000.000 dengan rata-rata produksi 2 juta metrik ton per tahun. Namun demikian, kami akan tingkatkan produksi mencapai 4 juta metrik ton per tahun mulai tahun 2029,” ujar Winston melalui keterbukaan informasi, Senin (12/10).

Akuisisi saham mayoritas itu termasuk fasilitas Pelabuhan berserta inventaris conveyorbelt, kantor dan peralatan lainnya dan merupakan langkah strategis perusahaan untuk memperkuat portofolio bisnis dan mengamankan rantai pasok.

“Kami melihat potensi besar pada tata kelola aset tambang ini dan berkomitmen membawa keahlian teknologi serta manajemen kami untuk mengoptimalkan efisiensi produksi,” pungkas Winston.

Pada perdagangan intraday Senin (12/10), saham BIKE meroket sentuh ARA ke level 2.670 atau +24,77%.