EmitenNews.com - Bursa Efek Indonesia menyambut perdagangan awal Oktober dengan dinamika volatil, bertepatan dengan mulai dijalankannya kembali mekanisme short selling pada Kamis (1/10/2026) pagi. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka di zona merah namun labil dan berbalik menguat.

Berdasarkan data RTI Business hingga pukul 09.01 WIB, IHSG tercatat di level 6.081,145, menguat 10,007 poin atau +0,16% secara harian. IHSG sempat menyentuh level terendah di 6.062,814 dan tertinggi di 6.081,896, dengan volume 4,084 miliar saham dan nilai transaksi Rp 467,902 miliar. Breadth pasar tercatat 278 saham menguat, 170 melemah, dan 217 stagnan.

Volatilitas di awal sesi ini terjadi di tengah sentimen yang masih cenderung hati-hati. Sinarmas Sekuritas dalam Morning Ring 1 Oktober 2026 menyebutkan, "Market prediction : IHSG menguji Support 6,013" dengan "Rating : Neutral to Bearish".

Lebih lanjut disebutkan, "Pada perdagangan hari Rabu (30 September) IHSG breakdown Support 6,106, pada penutupan market kemarin ditutup di level 6,071. Pada perdagangan hari Kamis (01 October), IHSG berpeluang menguji Support 6,013 dan next Support 5,898."

Untuk area pembalikan, tim riset mencatat, "Sebaliknya, area Resistance terdekat kini berada di rentang 6,150–6,199 - 6,227 ,yang diharapkan dapat kembali diuji jika terjadi technical rebound." Level Support selanjutnya berada di 6,013 – 5,898 / 5,839 dan Resistance di 6,150– 6,199 / 6,227.

Dari eksternal, bursa saham AS ditutup mixed pada perdagangan Rabu (30/09), dengan S&P 500 turun 0.2% dan Dow Jones terkoreksi 444 poin, sementara Nasdaq menguat 0.2%. Sentimen domestik ditopang rencana stimulus Rp31 triliun pada 4Q26 untuk menjaga daya beli, sementara global didukung PMI Manufaktur China yang naik ke 50,1 pada September 2026 dan kembali ke zona ekspansi.

Di tengah proyeksi tersebut, Sinarmas Sekuritas merekomendasikan tiga saham untuk dicermati hari ini yakni AALI dengan rekomendasi Speculative Buy target 8.225-8.450, HRTA Speculative Buy target 2.350–2.410, dan BDMN Speculative Buy target 4.550–4.700.