EmitenNews.com - PT Dayamitra Telekomunikasi alias Mitratel (MTEL) akan menggeber program kepemilikan saham manajemen dan karyawan atau management and employee stock option program (MESOP). Pada hajatan itu, hak opsi bisa dikonversi maksimal 44,8 juta lembar.
Dengan harga pelaksanaan Rp720 per helai, melalui gelaran MESOP tersebut, Mitratel berpotensi meraup dana taktis sejumlah Rp32,25 miliar. ”Periode pelaksanaan private placement mulai 1 November 2022 hingga 12 Desember 2022,” tulis Hendra Purnama, Direktur Investasi Mitratel.
Hak opsi belum dikonversi pada periode pelaksanaan dapat dilakukan pada periode pelaksanaan berikutnya. Harga program MESOP itu, berada di kisaran harga pasar Mitratel secara year to date pada rentang Rp640-835 per lembar. Pada penutupan perdagangan Selasa, 25 Oktober 2022, saham Mitratel tercatat ditutup stagnan di harga Rp715 per lembar.
Per 30 September 2022, pemegang saham Mitratel antara lain Government of Singapore 4,79 miliar helai alias 5,743 persen, Telkom Indonesia 60,02 miliar lembar atau 71,869 persen, Maleo Investasi 4,99 miliar saham setara 5,979 persen, masyarakat 12,81 miliar lembar selevel 16,409 persen, dan saham treasuri 885,20 juta lembar. (*)
Related News
Bangkit dari Rugi, Laba Phapros (PEHA) Melenting 109 Persen di 2025
Investor Waspada! Saham KRYA Anjlok 65%, Data Pengendali Simpang Siur
Laba Emiten Jasa Konstruksi NRCA Melonjak 115 Persen Sepanjang 2025
Emiten Furnitur Chitose (CINT) Raih Lonjakan Penjualan dan Laba 2025
TP Rachmat Jual 14,3 Juta Saham ESSA Senilai Rp10,8M, Harga Ikut Drop!
WINS Hentikan Buyback 2 Bulan Lebih Cepat, Ini Alasan Utamanya





