EmitenNews.com - Komisi IV DPR RI bersama Badan Pangan Nasional dan Perum Bulog menggelar kunjungan kerja ke Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC), Jakarta, Jumat (2/10). Kunjungan tersebut memastikan pasokan beras nasional melimpah sekaligus merespons dinamika kelancaran distribusi beras premium di ritel modern.

Ketua Komisi IV DPR RI Titiek Soeharto menegaskan bahwa stok beras nasional berada dalam kondisi sangat aman. Data pemerintah mencatat Cadangan Beras Pemerintah (CBP) saat ini mencapai 4,8 juta ton, didukung pasokan yang mengalir lancar dari sentra produksi Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

Cadangan beras kita 4,8 juta ton per hari ini. Jadi tidak usah khawatir. Kalau stoknya banyak berarti harganya bisa terkendali, ujar Ketua Komisi IV DPR RI Titiek Soeharto saat pengecekan di PIBC, Jakarta, Jumat (2/10).

Di tingkat pasar induk, pedagang PIBC Anto melaporkan penurunan harga sekitar Rp500 per kilogram di tingkat distributor selama dua pekan terakhir. Harga beras medium turun menjadi kisaran Rp13.000-an per kilogram, sedangkan beras premium terkoreksi dari Rp15.000 menjadi Rp14.500 per kilogram, meski penyesuaian ini belum sepenuhnya diteruskan ke tingkat pengecer.

Menanggapi kendala ketersediaan beras premium pada sejumlah ritel modern, Sekretaris Utama Bapanas Ito Hediarto menjelaskan bahwa isu tersebut bukan disebabkan oleh kelangkaan pasokan, melainkan persoalan pemerataan distribusi dari pusat distribusi (DC) menuju gerai ritel.

Beras aman. Medium, apalagi. Premium penyaluran distribusinya yang kita jaga ketat. Penyalurannya sampai ke DC, kita tinggal kawal dari DC ke retail-retail, kata Ito Hediarto menegaskan pengawasan pasokan di lapangan.

Ito menambahkan bahwa Bulog menyalurkan sekitar 600 ton beras premium per hari untuk kebutuhan ritel modern. Pemerintah terus mengawal rantai pasok agar beras di pusat distribusi segera sampai ke gerai ritel, serta menindak tegas ritel yang menjual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) melalui mekanisme teguran dan pembinaan demi menjaga stabilitas harga di Indonesia.(*)