Sudah Jalan 4 Tahun, WSBP Masih Lanjutkan Konversi Utang Jadi Saham
:
0
Truk pengangkut semen ready mix Waskita Beton Precast Tbk (WSBP)
EmitenNews.com - PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) masih melanjutkan agenda restrukturisasi keuangan yang dimulai sejak 2022. Kali ini, emiten anak usaha Grup Waskita tersebut kembali menerbitkan saham baru melalui skema konversi utang kepada kreditur.
Berdasarkan keterbukaan informasi, Rabu (24/6/1026), WSBP telah melaksanakan Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) Tahap VI atau private placement pada 22 Juni 2026.
Dalam aksi korporasi tersebut, Perseroan menerbitkan sebanyak 178.685.260 lembar saham baru dengan harga konversi Rp50,81 per saham atau setara Rp9,07 miliar. Adapun pencatatan saham hasil PMTHMETD Tahap VI dilakukan pada 23 Juni 2026.
Manajemen WSBP menjelaskan, aksi korporasi ini merupakan implementasi atas skema konversi utang Perseroan kepada kreditur menjadi ekuitas sebagaimana diatur dalam perjanjian perdamaian hasil proses Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU).
Perjanjian tersebut sebelumnya telah disahkan melalui putusan homologasi Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada 28 Juni 2022 dan berkekuatan hukum tetap setelah keluarnya putusan Mahkamah Agung Nomor 1455 K/Pdt-Sus-Pailit/2022 pada 20 September 2022.
Skema konversi utang menjadi saham sendiri menjadi salah satu instrumen utama yang ditempuh Perseroan untuk memperbaiki struktur permodalan sekaligus mengurangi beban kewajiban kepada kreditur.
Setelah pelaksanaan PMTHMETD Tahap VI, jumlah modal ditempatkan dan disetor WSBP meningkat menjadi 56,95 miliar saham yang terdiri atas satu saham Seri A, 26,36 miliar saham Seri B, dan 30,59 miliar saham Seri C.
Related News
Dalam 13 Bulan Terus Lepas Saham, Bobby Gafur Tetap Pengendali OASA
UNTR Bagi Dividen Interim Rp430 per Helai, Pantau Jadwal Cum Dividen
DADA Beri Santunan Dividen, Total Rp2 Miliar, Per Helai Berapa?
PART Mau Gelar Rights Issue dan Buyback, Simak Rinciannya!
GOTO ARB Day-1 Dibanjiri 1 Miliar Lot Jual, Morgan Stanley Juga Jualan
Batas Harga Rp1 Belum Berlaku, Morgan Stanley Jual 450 Juta Saham GOTO





