Sudahi 2025, Emiten Aguan (CBDK) Surplus Laba 47 Persen Rp1,36 Triliun
Ilustrasi maket proyek pengembangan Pantai Indah Kapuk Dua. Foto: Istimewa.
EmitenNews.com - PT Bangun Kosambi Sukses Tbk. (CBDK) emiten anak naga PIK-2 (PANI) milik Sugianto 'Aguan' Kusuma itu mencatatkan lonjakan laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp1,36 triliun hingga 31 Desember 2025. Angka tersebut melesat 47,12 persen secara year on year dibandingkan capaian tahun sebelumnya yang sebesar Rp924,75 miliar.
Kinerja tersebut ditopang oleh pertumbuhan pendapatan neto yang mencapai Rp2,50 triliun atau meningkat 11,61 persen secara year on year dari Rp2,24 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Menariknya, di tengah kenaikan pendapatan tersebut, beban pokok pendapatan justru menyusut 12,96 persen menjadi Rp850,03 miliar dari sebelumnya Rp976,61 miliar. Efisiensi itu berhasil mendorong laba kotor CBDK hingga melonjak 29,92 persen menjadi Rp1,65 triliun dibandingkan Rp1,27 triliun pada tahun sebelumnya.
Lalu dari sisi profitabilitas lainnya, laba sebelum pajak penghasilan tercatat Rp1,51 triliun atau naik 38,53 persen secara year on year dari Rp1,09 triliun. Laba per saham dasar (EPS) juga ikut menanjak menjadi Rp241,44 dari sebelumnya Rp181,25 atau meningkat 33,21 persen.
Menengok posisi neraca, total aset perseroan tertakar Rp22,57 triliun hingga akhir 2025 atau terkerek naik 11,40 persen dibandingkan Rp20,26 triliun pada akhir 2024. Total liabilitas turun 11,31 persen menjadi Rp10,59 triliun dari Rp11,94 triliun, sementara ekuitas mengembang 43,98 persen menjadi Rp11,98 triliun dari Rp8,32 triliun.
Beriringan dengan terbitnya pembukuan keuangan tahun penuh 2025 ini, pada perdagangan Jumat (27/2) saham CBDK tercatat melemah 0,49 persen drop 25 poin di level Rp5.125.
Related News
ELPI Right Issue 22 Persen, 9 Maret Minta Restu Pemegang Saham
Dirut Bank Danamon Segera Lengser, MUFG Sudah Punya Penggantinya
Ada Rencana Divestasi! PGJO Jawab BEI Soal Volatilitas Transaksi Saham
Laba PIK 2 (PANI) Melejit 83,84 Persen Jadi Rp1,14 Triliun pada 2025
Aksi Serok Saham Sebulan Terakhir Pengendali IRSX, Gelontor Rp328,44M!
Grup Hapsoro Jual 1,08 Persen Saham Bisnis Sekuritasnya (PADI) Rp16M





