Sutiyoso Pamit, RUPS LB Jaya Ancol (PJAA) Rombak Jajaran Komisaris

EmitenNews.com -PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di Candi Bentar Hall Putri Duyung Ancol, Jakarta Utara, keputusan Rapat antara lain menyetujui pengunduran diri Sutiyoso dari jabatannya sebagai Komisaris PJAA.
Manajemen mengucapkan terima kasih serta memberikan apresiasi dan penghargaan atas kontribusinya selama menjabat sebagai Komisaris PJAA. Manajemen juga berharap dapat terus menjalin hubungan baik di masa mendatang.
RUPS LB PJAA juga memutuskan untuk mengangkat Yohannes Henky Wijaya sebagai Komisaris Perseroan menggantikan posisi Sutiyoso. Maka susunan Dewan Komisaris PJAA saat ini adalah :
Komisaris Utama & Independen Sofyan A. Djalil, Komisaris Suhardi Alius dan Yohannes Henky Wijaya
Yohannes Henky Wijaya merupakan sosok yang cukup dikenal di Jaya Grup. Beliau menerima gelar Sarjana Teknik Sipil dari Institut Teknologi Bandung pada tahun 1981 dan Magister pada Real Estat dari Sekolah Tinggi Manajemen PPM pada tahun 1997. Saat ini beliau juga masih menjabat sebagai Direktur di PT Pembangunan Jaya.
Sementara itu untuk susunan Dewan Direksi Perseroan tidak mengalami perubahan yaitu, Direktur Utama Winarto, Direktur Daniel Nainggolan, Cahyo Satrio Prakoso danm Eddy Prastiyo.
Selain menyetujui perubahan susunan Dewan Komisaris, RUPSLB juga menyetujui perubahan beberapa pasal Anggaran Dasar Perseroan. RUPSLB meninjau dengan seksama rancangan perubahan anggaran dasar yang telah disusun oleh tim hukum Perseroan untuk kepatuhan pada peraturan yang berlaku.
Manajemen PJAA menegaskan komitmen Perseroan untuk terus meningkatkan kinerja dan memberikan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan dalam menghadapi tantangan masa depan dan memperkuat fondasi perusahaan untuk pertumbuhan yang berkelanjutan.
Related News

Rugi Menipis, Emiten Sri Tahir (SRAJ) 2024 Defisit Rp542 Miliar

Kapok Tekor! Laba APEX 2024 Melejit 134 Persen

Tumbuh 16 Persen, ACES 2024 Tabulasi Laba Rp892 Miliar

Melangit 37.380 Persen, Laba LPKR 2024 Tembus Rp18,74 Triliun

CMNP Mau Borong 10 Persen Saham di Pasar, Ini Alasannya

BRI Raih 2 Penghargaan The Asset Triple A atas Konsistensi ESG