Tabungan Emas Tumbuh 207 Persen, Begini Catatan BSI (BRIS) Bengkulu
:
0
PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk. (BRIS) Area Bengkulu mencatat pertumbuhan tabungan emas di seluruh wilayah Provinsi Bengkulu mencapai 207 persen secara tahunan, hingga awal Agustus 2026. Dok. Ewarta.
EmitenNews.com - PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk. (BRIS) Area Bengkulu mencatat pertumbuhan tabungan emas di seluruh wilayah Provinsi Bengkulu mencapai 207 persen secara tahunan, hingga awal Agustus 2026.
Kepada pers, di Kota Bengkulu, Jumat (14/8/2026), Area Manager BSI Bengkulu Adi Putro Maryono mengatakan pertumbuhan tersebut turut didorong oleh akselerasi transaksi digital melalui superapp BYOND by BSI. Dalam praktiknya hal itu memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengakses layanan keuangan dan investasi emas.
"Pencapaian ini sekaligus menegaskan komitmen perseroan dalam menghadirkan solusi keuangan syariah yang inklusif, modern, dan bernilai tambah bagi seluruh lapisan masyarakat," kata Adi Putro Maryono.
Hingga awal Agustus 2026, jumlah nasabah tabungan emas BSI Area Bengkulu telah mencapai lebih dari 15 ribu nasabah. Pertumbuhan tersebut turut mendorong peningkatan kelolaan emas BSI Area Bengkulu secara tahunan.
Tren tersebut menunjukkan semakin tingginya minat masyarakat terhadap layanan bisnis emas yang dapat diakses melalui layanan perbankan syariah. Juga sekaligus memperlihatkan perubahan perilaku masyarakat dalam melakukan transaksi keuangan yang semakin mengarah pada layanan digital.
Keberadaan aplikasi BYOND by BSI juga menjadi bagian penting dalam memenuhi kebutuhan finansial nasabah yang menginginkan layanan cepat, aman, praktis, dan tanpa batas. ***
Related News
BBCA Sediakan Tabungan Emas di myBCA, Mulai dari 10 Ribu
Laba Semester I-2026 Rp4,3T CIMB Niaga (BNGA) Salurkan Kredit Rp247T
Komisaris dan 4 Direktur Kompak Beli Saham Bank Mestika Dharma (BBMD)
Pembiayaan Kendaraan Berbasis Syariah Tumbuh Kuat, Ini Penjelasan BSI
BCA (BBCA) Gandeng Pegadaian, Luncurkan Tabungan Emas di myBCA
Batavia (BPII) Tebar Dividen Interim Rp35M, Cair 11 September





