Tak Mau Tergantung Minyak, Pemerintah Bersiap Ganti Pembangkit Solar
:
0
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia usai bertemu Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Kamis (12/3).(Foto: Setneg)
EmitenNews.com - Pemerintah tengah menyiapkan sejumlah langkah konkret dalam mempercepat pemanfaatan energi baru terbarukan, termasuk mengganti pembangkit listrik tenaga diesel yang selama ini menggunakan bahan bakar solar.
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menjelaskan bahwa program tersebut akan diterapkan secara bertahap di berbagai wilayah Indonesia, khususnya pada pembangkit listrik yang masih bergantung pada bahan bakar solar.
“Lokasinya tersebar di seluruh Indonesia, terutama pembangkit-pembangkit yang selama ini memakai solar, karena dalam kondisi geopolitik perang ini tidak bisa kita memastikan bahwa energi kita ini akan seperti apa dalam konteks jangka panjang. Karena itu kita mengoptimalkan seluruh potensi kita yang ada dalam negeri, energi-energi yang bisa kita konversi dari fosil,” ungkap Bahlil usai melapor Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Kamis (12/3).
Selain membahas transisi energi, dalam pertemuan juga dibahas langkah antisipasi pemerintah terhadap dinamika geopolitik global yang dapat memengaruhi pasokan energi, termasuk situasi di Selat Hormuz. Sebagai bagian dari strategi diversifikasi pasokan energi, pemerintah tengah mempertimbangkan sumber minyak mentah dari sejumlah negara selain kawasan Timur Tengah.
“Dan tadi, beberapa hari kan saya sudah laporkan bahwa kita akan mengkonversi dari BBM kita, crude ya, minyak mentah dari Middle East itu ke Amerika dan beberapa negara lain seperti Nigeria kemudian Brasil, Australia, dan beberapa negara lain,” tuturnya.
Bahlil menambahkan bahwa pemerintah terus memantau dinamika harga minyak global yang bersifat fluktuatif. Meski demikian, pemerintah akan tetap mencari opsi terbaik bagi kepentingan nasional.
“Yang jelas kita akan mencari alternatif yang terbaik untuk bangsa kita,” pungkas Bahlil.(*)
Related News
IHSG Awal Pekan Tutup di Bawah 6.200, GOTO Kini Bukan Saham Gocap Lagi
Aturan Rp1 & Evaluasi FCA Berlaku, IHSG (28/9) Dibuka Jeblok Nyaris 1%
Gocap Tapi Jumbo! GOTO Jadi Raja Market Cap Rp57T di Harga Rp50
Saham yang Bisa Dicermati Hari Ini, Cek Apa Saja!
IHSG Tertekan, Koleksi Sejumlah Saham Berikut
HUT Ke-37, Bank Raya Hadirkan Pengalaman Raya Active melalui Jalan Seh





