Tembaga Rekor USD6,6 Per Pon, Sinyal Positif Emiten Tambang
:
0
Harga tembaga berjangka dunia melonjak hingga menembus angka di atas USD6,6 per pon. (Foto: Alibaba)
EmitenNews.com - Harga tembaga berjangka dunia melonjak hingga menembus angka di atas USD6,6 per pon. Kenaikan yang mendekati rekor tertinggi baru ini dipicu oleh pengetatan pasokan global dan memberikan angin segar bagi prospek pendapatan emiten pertambangan tembaga di Indonesia.
Penguatan harga tersebut dipicu oleh langkah para pedagang yang meningkatkan pengiriman tembaga ke Amerika Serikat. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi keputusan pemerintahan Donald Trump terkait rencana penerapan tarif impor tembaga.
"Data industri menunjukkan bahwa lebih dari 200.000 ton tembaga tiba di pelabuhan AS pada bulan Juli, menandai arus masuk bulanan terbesar dalam lebih dari satu dekade dan menambah stok substansial yang telah dibangun selama setahun terakhir," demikian laporan resmi yang dikutip dari Trading Economics pada Rabu, 5 Agustus 2026.
Arus masuk tembaga ke Amerika Serikat berdampak pada persediaan di tempat lain. Stok tembaga di pergudangan London Metal Exchange merosot ke level terendah dalam lima bulan karena pengalihan pengiriman ke China guna menutupi defisit pasokan di pasar domestik negara tersebut.
Secara jangka panjang, permintaan komoditas ini terus ditopang oleh tren transisi energi bersih serta ekspansi pusat data berbasis kecerdasan buatan. Lonjakan harga acuan ini menjadi sentimen positif bagi emiten hulu tembaga nasional seperti PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) dan PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) dalam meningkatkan nilai penjualan ekspor maupun domestik.
Dinamika pasar modal Indonesia turut mencermati pergerakan emiten manufaktur hilir pengolah tembaga seperti PT Tembaga Mulia Semanan Tbk (TBMS) serta produsen kabel listrik. Fluktuasi harga bahan baku tembaga ini akan mempengaruhi biaya produksi dan manajemen persediaan industri pengolahan di dalam negeri.(*)
Related News
Australia Stop Antidumping Nanas, Peluang Ekspansi Emiten Pangan
Menkeu Suahasil Pastikan Tetap Kejar Para Pengemplang BLBI
Rupiah Ditutup di Rp17.903, Berpotensi Sentuh Rp18.000?
Tertekan Dolar dan Kebutuhan Valas, Rupiah Kian Dekati Rp18.000/USD
Ikut Tertekan Bunga Fed, Emas Antam Turun Lagi Rp15 Ribu
Tencent Rilis TenPayGo, Mudahkan Turis Asing di China





