EmitenNews.com - Objektivitas dan marwah sebuah penghargaan korporasi berbanding lurus dengan integritas dewan juri di baliknya. Menyongsong malam puncak EmitenNews Awards 2026, komitmen terhadap transparansi dan ketatnya metodologi penilaian dikawal langsung oleh tiga figur strategis yang memiliki rekam jejak panjang di ekosistem pasar modal dan jurnalisme keuangan global.

Ketiganya mewakili irisan keahlian fundamental yang esensial: analitik akademis yang presisi, intelijen pasar berskala global, dan pengalaman manajerial tingkat otoritas bursa. Berikut adalah profil dewan juri independen yang secara objektif membedah kelayakan kinerja emiten di ajang ini.

  1. Dr. Yohanis Hans Kwee, S.E., M.E. — Jangkar Analisis Fundamental dan Kuantitatif 

Bertindak sebagai Ketua Dewan Juri, Dr. Hans Kwee menempati posisi sentral sebagai pemegang kendali utama dalam membedah rasio fundamental perusahaan. Sebagai Co-Founder dari Pasardana.id, rekam jejaknya membentang lebih dari 25 tahun sebagai pengelola dana (fund manager), analis, hingga konsultan investasi.

Ketajaman analitisnya ditopang oleh fondasi akademis Doktoral (S3) Ilmu Ekonomi konsentrasi Keuangan dari Universitas Trisakti, serta belasan sertifikasi profesional bertaraf domestik dan internasional antara lain CSA, CRP, CTA, CPM, CIB, PFM, FMVA, CMSA, CIFM, CIGS, CIMA, CIERM, CIBG, CIABV, CIIM. 

Di luar kapasitasnya sebagai penasihat investasi institusional bagi perusahaan asuransi dan dana pensiun, dedikasinya di ranah literasi juga terwujud melalui perannya sebagai dosen magister dan narasumber rujukan (key opinion leader) di berbagai jaringan media nasional seperti CNBC, CNN, dan IDX Channel.

  1. Nicky Hogan, S.E. — Penggerak Literasi dan Kepatuhan Regulasi 

Melengkapi formasi penjurian, ini adalah tokoh penggerak literasi investasi nasional yang fenomenal, Nicky Hogan. Di bawah arahan dan bimbingan strategisnya sebagai CEO EmitenNews, visi besarnya dalam menjaga standar kedalaman data dan objektivitas berita kini diejawantahkan secara langsung ke dalam ruang penjurian. 

Dengan pengalaman hampir 30 tahun di industri pasar modal, ia sangat memahami bagaimana anatomi dan tingkat kepatuhan emiten dari kacamata regulator berkat kiprahnya sebagai Direktur Pengembangan Bisnis Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2015–2018.

Sebelumnya, mantan CEO Berita Satu Media Holdings dan pimpinan sekuritas terkemuka ini adalah sosok di balik kesuksesan kampanye nasional "Yuk Nabung Saham" pada 2015. Berbekal pengalaman 11 tahun di berbagai komite strategis bursa serta statusnya sebagai penulis buku investasi populer yang terdiri dari Yuk Nabung Saham, Simple Stories for a Simple Investor, Simple Stories for a Super Investor, dan A Quick Guide for Investors, kehadirannya menjadi garansi bahwa apresiasi tinggi ini hanya disematkan kepada emiten yang terbukti membawa manfaat berkelanjutan bagi ekosistem investasi ritel.

  1. Edhi A. Pranasidi, B.A., M.B.A. — Penjaga Gawang Intelijen Pasar Global 

Melengkapi ketajaman kuantitatif Dr. Hans, Edhi A. Pranasidi hadir mengawal aspek intelijen pasar dan tata kelola informasi. Dengan rekam jejak lebih dari dua dekade di industri jurnalisme keuangan berskala global, lulusan Master of Business Administration (MBA) dari Charter University ini tengah menjabat sebagai Presiden Komisaris PT Media Print Indonesia.

Portofolio kariernya merentang di berbagai institusi media ekonomi internasional, termasuk menduduki posisi strategis di Dow Jones Newswires, The Wall Street Journal, Head of Market Intelligence di Bloomberg TV Indonesia, hingga Head of Indonesia di Cogencis Information Services.