TOWR Grup Djarum Gelar Right Issue Jumbo, Saham Terdilusi 13,9 Persen
Ilustrasi menara telekomunikasi.
EmitenNews.com - Emiten milik grup Djarum PT Sarana Menara Nusantara Tbk. (TOWR) bakal menggelar penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (PMHMETD) atau rights issue hingga 8,1 miliar saham baru.
Menariknya, harga pelaksanaan ditetapkan di harga atas pasar yakni, Rp680 per saham yang mana harga ini 22,5% bisa tergolong premium dari harga intraday Rabu (2/7) yang tercatat di level Rp555.
Dengan rasio rights issue 619:100 dan potensi dilusi sebesar 13,91%, aksi korporasi ini diproyeksikan akan meraup dana segar hingga sekitar Rp5,497 triliun. Dana tersebut akan digunakan untuk meningkatkan kepemilikan yang saat ini sudah mencapai 99,9% di anak usaha utama, PT Profesional Telekomunikasi Indonesia (Protelindo), sekaligus melunasi sebagian atau seluruh kewajiban pokok utang.
Pengendali saat ini, PT Sapta Adhikari Investama, menyatakan tidak akan mengambil bagian dalam rights issue ini. Sebaliknya, PT Dwimura Investama Andalan milik keluarga Hartono Grup Djarum akan bertindak sebagai pembeli siaga dan berpotensi menjadi pemegang saham signifikan dengan kepemilikan hingga 20,86% pasca transaksi.
Monalisa Irawan, Corporate Secretary TOWR memberikan keterangannya pada Rabu (2/7) bagi investor lain yang berminat mengikuti rights issue ini, wajib tercatat pada Daftar Pemegang Saham (DPS) tercatat TOWR pada penutupan bursa tanggal (10/7). Kemudian, Perdagangan rights issue akan diberlangsungkan pada 14 hingga 18 Juli 2025.
Related News
WINS Hentikan Buyback 2 Bulan Lebih Cepat, Ini Alasan Utamanya
Laba Neobank (BBYB) Melangit 2.745 Persen Jadi Rp565,69 Miliar!
PerkuatĀ Ekspansi, RAJA Karungkan Pertumbuhan Laba 20 Persen di 2025
Turun Tipis, SUNI Bukukan Laba di Rp192 Miliar di 2025
Pefindo Tetapkan Peringkat idAA- Prospek Stabil Untuk Bank Mega
SILO Siapkan Akuisisi 14 Saham Properti RS Senilai Rp9 Triliun





