Tunjuk Victoria Sekuritas, Techno9 (NINE) Tawarkan IPO Rp70-90 per Saham

Meningkatnya teknologi di era globalisasi yang serba modern ini bisa kita terapkan pada dunia pendidikan sebagai fasilitas lebih dan serba canggih untuk memperlancar proses pembelajaran yang disampaikan. Disini pentingnya teknologi untuk selalu diikuti perkembangannya.
Menggabungkan antara dunia pendidikan dengan dunia teknologi memang dapat memberikan hasil yang sangat optimal jika diaplikasikan secara tepat. Maka perlu adanya penyesuaian terhadap perkembangan jaman untuk bisa diaplikasikan pada dunia pendidikan dan menghasilkan proses belajar yang lebih efektif dan mudah tentunya. Dengan memanfaatkan aplikasi edukasi yang tepat maka tentunya akan merasakan berbagai kemudahan serta keuntungan bagi guru, siswa dan orangtua untuk bisa memaksimalkan tujuan pendidikan yang telah ditentukan.
Penggunaan teknologi terbukti dapat meningkatkan minat belajar anak karena tampilan yang lebih menarik sehingga akan terhindar dari rasa jenuh selama mengikuti pelajaran. Saat ini di Indonesia yang sebagian besar sekolah masih belum menggunakan teknologi dalam pendidikan merupakan peluang dan ceruk pasar yang besar bagi Techno9 dalam mengembangkan usahanya.
Irwan mengatakan bahwa sistem operasional aplikasi Pendidikan yang akan diluncurkan ini dibuat mudah dan sederhana, sehingga tidak menyulitkan pengguna dalam mengakses fitur-fitur yang ada didalamnya. Kelebihan aplikasi Pendidikan yang akan diluncurkan oleh Techno9 ini memiliki keunggulan yaitu sudah terintegrasi antara system keuangan, akuntansi dan lain-lain. Saat ini Techno9 sudah mulai melakukan pemasaran, meski aplikasi tersebut akan diluncurkan pada 2023.
Seperti halnya dengan aplikasi kesehatan, aplikasi Pendidikan juga dijual secara paket antara hardware dan pemeliharaan. Sistem pembayaran juga sama dengan aplikasi Kesehatan yaitu dihitung perjumlah siswa di awal tahun ajaran, hal ini tentunya akan meringankan Lembaga Pendidikan dalam hal pembayaran.
Irwan optimistis bahwa aplikasi yang akan diluncurkan tersebut akan memiliki prospek yang baik karena bidang Kesehatan dan Pendidikan adalah dua hal yang paling penting dalam pembentukan manusia yang berkualitas. “Apalagi Pemerintah telah memberikan anggaran yang besar terhadap bidang kesehatan dan Pendidikan,” ujar Irwan.
Related News

Rugi Menipis, Emiten Sri Tahir (SRAJ) 2024 Defisit Rp542 Miliar

Kapok Tekor! Laba APEX 2024 Melejit 134 Persen

Tumbuh 16 Persen, ACES 2024 Tabulasi Laba Rp892 Miliar

Melangit 37.380 Persen, Laba LPKR 2024 Tembus Rp18,74 Triliun

CMNP Mau Borong 10 Persen Saham di Pasar, Ini Alasannya

BRI Raih 2 Penghargaan The Asset Triple A atas Konsistensi ESG