EmitenNews.com - Nilai transaksi harian di Bursa Efek Indonesia per sesi I Rabu siang (7/10/2026) tercatat melonjak fantastis hingga mencapai Rp31,67 triliun, dengan IHSG berakhir melemah ke level 6.158,782 atau -0,55 persen.

Ledakan turnover tersebut ternyata ditopang oleh transaksi di pasar negosiasi. Tercatat ada transaksi jumbo di pasar negosiasi saham PT Bayan Resources Tbk (BYAN) pada sesi I pagi ini.

Data Stockbit menunjukkan, terdapat transaksi di harga Rp2.588 yang terjadi sebanyak tiga kali. Pertama pada pukul 09:31:01 WIB sebanyak 16.666.667 saham, disusul pukul 09:38:09 WIB sebanyak 5.000.000.000 saham, dan pukul 09:39:05 WIB sebanyak 5.067.421.703 saham.

Dengan demikian, total transaksi nego pagi ini mencapai 10.084.088.370 saham atau setara dengan Rp26,09 triliun. Jika dikurangi transaksi nego tersebut, nilai transaksi reguler sesungguhnya hanya sekitar Rp5,5 triliun.

Transaksi jumbo tersebut ditengarai merupakan tindak lanjut dari rencana H. Isam yang ingin mengakuisisi emiten raksasa batu bara milik Low Tuck Kwong.

Aliran Dana Asing Hari Ini

Di tengah ramainya transaksi, investor asing tercatat mencatatkan aksi jual bersih. Berdasarkan data KISI Foreign Lens Midday Flow 7 Oktober 2026, asing membukukan buy value Rp1,80 triliun berbanding sell value Rp2,46 triliun, sehingga net sell hanya sebesar Rp663,34 miliar.

Top foreign sell terbesar pada sesi I:

- BBCA: Rp132,22 miliar (21,79 juta saham)

- GOTO: Rp96,66 miliar (3,16 juta saham)