Ulasan Pasar: Bursa global diperdagangkan mixed pada Kamis kemarin mengikuti update dari the Fed terkait isu inflasi dan suku bunga acuan 2018: bursa Eropa melemah -0,2 persen dengan indeks UK100 turun –0,4 persen. Beralih ke seberang lautan, indeks Dow Jones masih bergerak volatil namun ditutup menguat +0,6 persen. Market masih bergerak liar setelah the Fed merilis minutes akan rencana kenaikan suku bunga acuan secara gradual tahun ini dan dengan target inflasi pada 2 persen. Hal ini juga memicu penguatan US bond-yield sampai ke level 2,9 persen. Sentimen market juga turut dipengaruhi oleh harga minyak mentah yang naik +1,8 persen setelah data suplai minyak Amerika menunjukkan penurunan. Di sisi lain bursa Asia dibuka positif pagi ini, dimana Nikkei dibuka di zona hijau. Pada hari ini, analis teknikal kami memperkirakan IHSG bergerak di 6.570 – 6.630. (wm). Tajuk Berita Pilihan: Ekonomi: Imbal hasil sukuk ritel SR010 di 5,9 persen ITMG: Laba 2017 +93 persen yoy TINS: Targetkan laba bersih Rp1,0 triliun di 2018 WTON: Laba 2017 +23 persen yoy BNLI: Berhasil meraih laba pada 2017 dari rugi pada tahun sebelumnya FASW: Laba 2017 turun 25 persen yoy DILD: Siapkan belanja modal Rp2,0 triliun SMRA: Luncurkan Burgundy Residence Tahap Ketiga ASII: Berencana bangun 500 km tol akses pelabuhan Merak Kresna Research Team *Disclaimer*: http://goo.gl/sCSd40
Related News
IHSG Ijo Royo-Royo Tapi Cuma Digendong Saham Konglo, Harus Gimana?
PANI Pasang Target Defensif, Kenapa CBDK Justru Agresif Buyback?
Laba VKTR Ditopang Suku Cadang, Ekspansi & Sinergi Indomobil Gas Terus
Tol Cimanggis Cibitung Kerek Laba BNBR 50 Persen, Bakal Bagi Dividen?
VKTR & Indomobil Jalin Sinergi Senyap, Bakrie-Salim Kuasai Sektor EV?
BNBR Kecipratan Cuan Bangkitnya BUMI Berkat Sinergi Salim-Bakrie





