EmitenNews.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) terpantau memasukkan lima saham ke dalam pantauan Unusual Market Activity (UMA) pada Senin (12/10/2026).

Lima saham tersebut adalah PT Daaz Bara Lestari Tbk (DAAZ), PT Tifico Fiber Indonesia Tbk (TFCO), PT Lovina Beach Brewery Tbk (STRK), PT Garda Tujuh Buana Tbk (GTBO) karena terjadinya peningkatan harga saham yang di luar kebiasaan, sedangkan PT Arkora Hydro Tbk (ARKO) karena terjadi penurunan harga saham.

Berdasarkan pantauan aplikasi pada pukul 10.20 WIB, pergerakan lima saham tersebut bervariasi. TFCO melesat +320 poin atau +24,90% ke Rp1.605 membentur batas Auto Rejection Atas (ARA), GTBO turut mengekor naik +20 poin atau +8,55% ke Rp254 nyaris mepet ke harga ARA, dan ARKO juga menguat +30 poin atau +1,28% ke Rp2.380.

Sementara itu, dua saham DAAZ melemah -130 poin atau -4,76% ke Rp2.600 dan STRK turun -7 poin atau -7,61% ke Rp85.

Pjs. Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI Endra Febri Styawan dalam keterangan tertulisnya menyampaikan bahwa, "Pengumuman UMA ini tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal."

Sehubungan dengan terjadinya UMA atas saham tersebut, Bursa saat ini sedang mencermati perkembangan pola transaksi saham tersebut. Oleh karena itu para investor diharapkan untuk memperhatikan jawaban Perusahaan Tercatat atas permintaan konfirmasi Bursa, mencermati keterbukaan informasi, serta mengkaji kembali rencana aksi korporasi dan kinerja keuangan sebelum mengambil keputusan investasi.