Unggul Indah (UNIC) Bagikan Dividen Rp448 per Lembar, Cek Jadwalnya
:
0
Manajemen UNIC dalam suatu agenda korporasi.
EmitenNews.com - Produsen bahan kimia alkilbenzena, PT Unggul Indah Cahaya Tbk. (UNIC) akan membagikan dividen tunai final tahun buku 2024 sebesar USD10.385.996 atau setara Rp171.732.450.624—sekitar 171 miliar. Keputusan ini merupakan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang telah diselenggarakan pada Senin (20/5/2025).
Corporate Secretary UNIC, Fifi Afriyanthi, menyampaikan terkait pembagian dividen UNIC akan dilakukan dalam mata uang rupiah, menggunakan kurs tengah Bank Indonesia pada 16 Mei 2025 yakni Rp16.535 per dolar AS. Dividen tersebut akan didistribusikan kepada 383.331.363 saham dengan nilai sebesar Rp448 per saham.
Bila mengacu data perdagangan saham intraday UNIC, yang hari ini Kamis (22/5) berada di harga Rp8,900 dan dividen yang akan dibagikan adalah Rp448 per saham maka, dividend yield yang didapat bagi para pemegang sahamnya adalah sebesar 5,03%.
Selain pembagian dividen, RUPST juga menetapkan alokasi dana cadangan wajib sebesar US$100.000 sesuai ketentuan Pasal 25 ayat 1 Anggaran Dasar Perseroan dan Pasal 70 ayat 1 UU No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas.
“Sisa laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tahun buku 2024 sebesar US$10.275.003 akan digunakan untuk pembiayaan operasional serta perluasan usaha, dan akan dibukukan sebagai laba ditahan,” ujar Fifi.
Dalam keterangannya, jadwal pembagian dividen final UNIC adalah sebagai berikut:
Cum Dividen di Pasar Reguler & Negosiasi: 28 Mei 2025
Ex Dividen di Pasar Reguler & Negosiasi: 2 Juni 2025
Cum Dividen di Pasar Tunai: 3 Juni 2025
Ex Dividen di Pasar Tunai: 4 Juni 2025
Related News
Investor Terkunci, Bos ini Melenggang Exit dengan Harga Premium
Lanjut! HP Capital Lego Jutaan Saham Emiten Hapsoro
Efek Kejut MSCI, Market Cap 10 Emiten Terjun Bebas, DSSA?
Nasib DSSA, BREN, dan CUAN Setelah Kena Sanksi Rp2,1 Triliun
Manuver Morgan Stanley Sebelum MSCI Tebar Ancaman
Ledakan Data Center, DMAS Naikkan Target Prapenjualan 42 Persen





