Unjuk Gigi 4 Saham Papan Akselerasi dengan Harga Tertinggi
:
0
Ilustrasi saham papan akselerasi.
EmitenNews.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat ada 42 saham yang terdaftar dalam papan akselerasi. Ini merupakan daftar saham perusahaan yang dikategorikan rintisan dengan asset skala kecil dan menengah.
Berdasarkan POJK Nomor 53/POJK.04/2017, saham yang masuk papan akselerasi tersebut adalah milik perusahaan dengan skala aset kecil atau di bawah Rp50 miliar maupun aset menengah dengan nilai Rp50 miliar sampai Rp250 miliar.
Namun saham-saham dalam daftar papan akselerasi tersebut tak bisa dipandang sebelah mata. Pasalnya, hingga saat ini beberapa saham unjuk gigi dengan mencatat pertumbuhan harga yang signifikan.
Siapa saja saham yang dimaksud? Simak ulasan berdasarkan data yang dihimpun Emitennews.com berikut ini!
Agro Bahari Nusantara (UDNG)
Siapa sangka, perusahaan perikanan dengan fokus budidaya udang ini punya harga saham yang cukup tinggi. Hingga 2 Januari 2026, harga saham UDNG berada di level Rp5.000.
Angka itu melesat 4.900% dibandingkan saat pertama melantai di BEI pada 31 Oktober 2023 dengan harga perdana Rp100.
Sejatinya, saham UDNG punya performa yang kurang baik dalam kurun waktu sejak IPO hingga awal tahun 2025. Namun sejak harganya menyentuh level Rp50 pada Maret 2025, saat itu pula trennya terus melonjak.
Dalam catatan Emitennews.com, tidak ada aksi korporasi signifikan yang dilakukan Agro Bahari dan membuat sahamnya terus melesat. Bahkan, hingga saat ini perseroan baru menyampaikan laporan keuangan per 30 Juni 2025.
Namun dari laporan keuangan itu, perusahaan dengan aset Rp59,49 miliar tersebut mencatat peningkatan performa dengan pendapatan tumbuh berkali-kali lipat dari Rp1,2 miliar menjadi Rp12,7 miliar dan mendorong perolehan laba bersih Rp153,24 juta dari sebelumnya rugi Rp2,93 miliar.
Related News
IHSG Tak Kuat Nanjak, Pagi Ini Turun Lagi ke 5.811
Wall Street Bangkit, IHSG Masih Tertekan
Aksi Jual Belum Reda, IHSG Kembali Tersungkur
Prediksi IHSG Jumat (5/6), Analis Ingatkan Sentimen Ini
Lawan Tren Dunia, Industri Keramik Nasional Justru Unjuk Gigi
Saham AS Ditutup Beragam: Dow Jones Melonjak, Nasdaq Turun





