Wahana Inti Makmur (NASI) Realisasikan Dana IPO Buat Modal Kerja, Simpan Rp8,5 M di BCA
EmitenNews.com - PT Wahana Inti Makmur Tbk. (NASI) menyampaikan realisasi penggunaan dana penawaran umum perdana saham (IPO) per tanggal 15 Januari 2022.
Dalam keterangan tertulisnya Piero Mustafa Direktur Utama NASI menyampaikan bahwa Perseroan memperoleh hasil penawaran umum perdana saham efektif tanggal 13 Desember 2021 sebesar Rp31 miliar dengan biaya sebesar Rp3,76 miliar. Dengan demikian NASI memperoleh hasil bersih IPO sebesar Rp27,2 miliar.
Lebih Lanjut Piero menjelaskan, NASI merealisasikan penggunaan dana IPO sebesar Rp12,1 miliar untuk modal kerja. Dengan realisasi penggunaan dana tersebut, NASI masih menyimpan sisa dana IPO sebesar Rp15,1 miliar.
Dalam keterangannya Piero menambahkan, NASI menyimpan sisa dana sebagai Tabungan Giro di Bank BCA sebesar Rp8,5 miliar dengan suku bunga 12% per tahun serta di Bank OCBC sebagai tabungan Giro sebesar Rp6,63 miliar dengan bunga 8,5% per tahun.
Sebagai informasi, PT Wahana Inti Makmur Tbk. (NASI) adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang Produsen dan Pemasok Beras. Pada tanggal 13 Desember 2021 mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) sebagai perusahaan tercatat ke-52 pada tahun 2021.
Diperdagangkan dengan kode saham "NASI", Perseroan melepas sebanyak 200.000.000 saham biasa atas nama atau sebanyak 24,77% dari jumlah modal ditempatkan dan disetor penuh Perseroan setelah Penawaran Umum Perdana Saham dengan nilai nominal Rp10 setiap saham, yang ditawarkan kepada Masyarakat dengan harga penawaran sebesar Rp155 per sahamnya, sehingga jumlah seluruh nilai Penawaran Umum Perdana Saham ini adalah sebesar Rp31.000.000.000.
Sebagai tambahan informasi, saham NASI sejak listing perdananya pada 13 Desember 2021 terus mengalami pertumbuhan harga yang cukup meyakinkan. Terpantau saham NASI telah naik 136 persen atau 284 poin ke harga Rp510 per saham hingga penutupan perdagangan kemarin, Rabu 9 Februari 2022.
Related News
Laba Bersih Idea Indonesia Akademi (IDEA) Naik 200 Persen di 2025
Perkuat Segmen B2B, Wahana Interfood Targetkan Kinerja Naik 50 Persen
Kantongi Laba Rp643M di 2025, Ini Strategi Blue Bird (BIRD) 2026
Bangkit dari Rugi, Laba Phapros (PEHA) Melenting 109 Persen di 2025
Investor Waspada! Saham KRYA Anjlok 65%, Data Pengendali Simpang Siur
Industri Melambat,SMGR Ungkap Strategi Hadapi Tantangan Sepanjang 2025





