EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini akan bergerak menguat. Itu menyusul harga komoditas masih terus menanjak. Selain itu, bursa global juga melanjutkan apresiasi.
”IHSG akan bergerak pada rentang support 7.015, dan resisten 7.135,” tutur Alwin Rusli, Research Analyst Reliance Sekuritas Indonesia, Rabu (22/6).
Secara teknikal, IHSG membentuk lower shadow agak memanjang. Membentuk candle putih sehingga berhasil menutup gap down. Itu mengindikasikan IHSG dapat melanjutkan penguatan. Kondisi itu, juga didukung indikator stochastic mengalami golden cross, dan IHSG telah melewati MA 5.
Beberapa saham memiliki potensi naik untuk perdagangan hari ini antara lain Telkom Indonesia (TLKM), STAA, Medikaloka Hermina (HEAL), Indofood CBP (ICBP), Merdeka Gold (MDKA), Bukit Asam (PTBA), Adaro Energy (ADRO), Barito Pacific (BRPT), Japfa Comfeed (JPFA), dan Indo Tambangraya Megah (ITMG).
Kemarin IHSG menguat 0,97 persen menjadi 7.044,07. Penguatan IHSG dipengaruhi lonjakan sektor energi surplus 1,97 persen. Selain itu, sektor infrastruktur naik 1,75 persen, dan teknologi menguat 1,72 persen. Investor asing tercatat membukukan net sell Rp354,64 miliar dengan saham paling banyak dijual MDKA, ADRO, dan BBRI.
Bursa saham Amerika Serikat (AS) Wall Street menguat setelah libur akhir pekan cukup panjang. Para investor menilai resesi akan segera muncul dengan peningkatan suku bunga agresif. Bursa Asia pagi ini beragam. Indeks Nikkei menguat 0,07 persen, dan indeks Kospi tekor 1 persen. (*)
Related News
BTN Raih Penghargaan Top Company in Banking Transformation 2026
Akhiri Juni IHSG Rontok Lagi, Market Cap di Bawah 10 Ribu Triliun
Menanti Review S&P Bulan Juli hingga MSCI yang Jadi Overhang Terbesar
Merah Total, IHSG Kembali Terpuruk 2,42 Persen ke 5.679
Susunan Direksi BEI Periode 2026-2030, Ini Nama-Namanya
Baru Buka, IHSG Tetiba Anjlok 1,26 Persen ke 5.747





