#
Presiden Joko Widodo didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo dan sejumlah Menteri meninjau wajah baru Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Entikong, Kalimantan Barat, yang diresmikan Rabu (21/12/2016) siang. (Foto: Laily/Setpres).

Pemerintah Sediakan Rp1,7 Triliun untuk Pembangunan 11 PLBN
Empat Pos Lintas Perbatasan Negara yang dibangun tahun ini sudah tahap pelelangan dengan pagu anggaran total Rp780 miliar

EmitenNews.com – Pemerintah menyediakan Rp1,7 triliun dari APBN Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat untuk pembangunan 11 Pos Lintas Batas Negara (PLBN). Rencananya Kementerian PUPR membangun empat PLBN tahun 2019, menambah daftar 7 PLBN saat ini, menjadi 11 buah. Seluruhnya ditargetkan rampung Agustus tahun ini.

Kepada pers, Minggu (31/3/2019), Direktur Jenderal Cipta Karya, Kementerian PUPR, Danis H Sumadilaga mengatakan, anggaran pembangunan 11 PLBN ini Rp1,7 triliun dari APBN Kementerian PUPR. Empat PLBN yang akan dibangun tahun ini sudah dalam tahap pelelangan dengan pagu anggaran total Rp780 miliar. Yakni, Jagoi Babang di Kalimantan Barat, Sota di Merauke, dan dua di Sei Pancang Sebatik dan Long Midang, Kalimantan Utara.

Seperti dikutip dari Setkab.go.id, disebutkan, pembangunan kawasan perbatasan tidak hanya khusus zona inti PLBN, seperti bangunan utama, klinik, jembatan timbang, dan pemindai truk. Ada juga, jalan paralel perbatasan, pengembangan infrastruktur pemukiman di kawasan perbatasan, seperti drainase, pengelolaan sampah, termasuk penyediaan air bersih.

Danis Sumadilaga memastikan, pembangunan pos perbatasan itu tidak hanya menjadi kebanggaan Indonesia, tetapi yang terpenting memastikan adanya fungsi pertahanan keamanan dan sebagai pusat pertumbuhan ekonomi. Dia menyebutkan, di Entikong, misalnya sudah jadi pusat kegiatan ekonomi.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menyebutkan, pembangunan infrastruktur kawasan perbatasan, dan pulau-pulau kecil untuk memenuhi kebutuhan masyarakat perbatasan dengan menciptakan embrio pusat pertumbuhan baru.

Tahun lalu, Kementerian PUPR menyelesaikan pembangunan tujuh PLBN terpadu. Tiga di Kalimantan Barat (Entikong, Badau, dan Aruk), tiga lainnya di Nusa Tenggara Timur (Motaain, Motamassin, dan Wini), serta satu PLBN di Skouw, Papua.

Tahun ini, sesuai Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2019 tentang Percepatan Pembangunan 11 PLBN Terpadu dan Sarana Prasarana Penunjang di Kawasan Perbatasan, Kementerian PUPR akan membangun empat PLBN terpadu lainnya.

Tujuh PLBN lainnya dibangun secara bertahap. Yakni, Serasan di Kepulauan Riau, Oepoli di Kupang, Napan di Nusa Tenggara Timur, Yetetkun Distrik Waropko di Papua. Lalu, Long Nawang, Jasa-Sei Kelik, dan Labang di Kalimantan Timur.

Dalam “Media Gathering: Pengelolaan dan Pembangunan Kawasan Perbatasan Secara Terpadu”, di Jakarta, Jumat (14/12/2018), Deputi Bidang Pengelolaan Batas Wilayah Negara Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP), Robert Simbolon, memastikan tekad untuk terus membangunan PLBN itu. Pemerintah menargetkan pembangunan 11 pos PLBN rampung Agustus 2019, sebagai realisasi program pemerintah membangun wilayah negara dari pinggiran.

Membangun Indonesia dari pinggiran, sesuai visi dan misi Presiden Jokowi yang tercantum di Nawacita. Pembangunan PLBN juga wujud pemerataan pembangunan nasional. Membangun Indonesia dari pinggiran dan menjadikan batas wilayah negara sebagai halaman muka, kata Robert, dilakukan dengan membangun PLBN menjadi lebih representatif.

Untuk mempercepat pembangunan 11 Pos Lintas Batas Negara Terpadu dan Sarana Prasarana Penunjang di kawasan perbatasan, Presiden Joko Widodo telah menandatangani Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2019. Inpres yang ditandatangani 17 Januari 2019 itu, tentang Percepatan Pembangunan 11 PLN Terpadu dan Sarana Prasarana Penunjang di Kawasan Perbatasan. ***

 

Check Also

BPJS Ketenagakerjaan Bersalin Rupa dan Proklamirkan Nama Baru BP Jamsostek
Transformasi BPJS Ketenagakerjaan menjadi BP Jamsostek diharapkan bisa terus meningkatkan pelayanan cepat, akurat, dengan memanfaatkan teknologi

EmitenNews.com – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan bersalin rupa, dan memproklamirkan nama baru, BP …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: