#
Presiden Joko Widodo saat meresmikan tol Trans-Jawa. (dok. Jatimnow).

Pemudik Lebaran 2019 Masih Bisa Menikmati Diskon Tarif Tol Trans-Jawa
Diskon 15 persen yang diberikan mengacu pada jarak terjauh pada sistem klaster di klaster II-IV berdasarkan gerbang tol

EmitenNews.com – Para pemudik Idul Fitri 1440 Hijriyah masih bisa menikmati kenyamanan tol Trans-Jawa dengan harga diskon. Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono memastikan, pemberian rabat itu diperpanjang sampai dua bulan ke depan. Itu artinya, masih berlaku hingga musim liburan saat arus mudik dan balik Lebaran 2019.

Menteri Basuki di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (25/3/2019), mengungkapkan, perpanjangan diskon tarif tol ini dilakukan sambil menunggu selesainya pembahasan tentang rasionalisasi tarif pada semua ruas Tol Trans-Jawa. Jika pembahasan itu sudah selesai dan ditetapkan, akan diberlakukan tarif baru.

Seperti diketahui, diskon 15 persen berlaku pada tarif Tol Trans-Jawa. Potongan tarif yang diberikan mengacu pada jarak terjauh pada sistem klaster di klaster II-IV berdasarkan gerbang tol. Klaster II untuk pengguna jalan yang masuk dari GT Palimanan dan keluar di GT Kali Kangkung atau sebaliknya.

Klaster III berlaku bagi pengguna jalan dari GT Banyumanik dan keluar di GT Warugunung atau sebaliknya. Klaster IV bagi pengguna yang masuk di GT Kejapanan Utama dan keluar di GT Grati atau sebaliknya.

Setiap pengguna jalan yang menempuh jarak terjauh di masing-masing klaster ini diberi diskon 15 persen. Bagi pengguna jalan yang masuk dan keluar selain dari dan menuju gerbang tol yang telah disebutkan tak berlaku tarif diskon.

Basuki mengungkapkan, ada dua kendala utama yang menyebabkan lamanya pembahasan tarif baru Tol Trans-Jawa. Pertama, banyak Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) yang terlibat dalam operasional Jalan bebas hambatan. Kedua, pembangunan ruas tol dilakukan dalam waktu berbeda. Kesulitannya, banyak BUJT dan pembangunan tidak dalam satu tahun yang sama.

Contohnya, Tol Jakarta-Cikampek (Japek) bertarif Rp200 per kilometer, Cikopo Palimanan (Cipali) Rp700, serta tol baru Rp1.500 hingga Rp2.100. Ini yang harus dihitung terus, di samping BUJT bermacam-macam, pembangunan berbeda-beda sehingga investasinya berbeda juga. Perhitungan per kilometernya juga berbeda.

Jadi, penerapan diskon tarif Tol Trans-Jawa dipastikan diperpanjang, karena belum rampungnya penetapan skema tarif baru. Direktur Operasi II PT Jasa Marga Tbk Subakti Syukur mengatakan, seharusnya diskon tarif tol berakhir 21 Maret lalu, atau dua bulan pasca-penetapan pada 21 Januari 2019. Namun, karena pembahasan tarif integrasi belum selesai, keputusan akhir untuk tarif baru belum dapat ditetapkan.

Sejauh ini pihak Jasa Marga belum dapat memastikan sampai kapan perpanjangan diskon ini berlaku. Namun, bila formula tarif baru telah diputuskan, penerapan diskon segera dicabut. Hingga kini, pembahasan masih berkutat pada formula penentuan tarif dan jarak batas maksimal.

Pemerintah berharap adanya tarif maksimum yang dibebankan kepada pengguna jalan bila telah mencapai jarak tertentu. Tetapi, penentuan hal tersebut tidak mudah dilakukan. Banyak pertimbangan yang masih diperhitungkan sebelum tarif baru diputuskan. ***

 

Check Also

Turun Terus, BEI Suspensi Saham PT Pelat Timah Nusantara (NIKL)

EmitenNews.com – Bursa Efek Indonesia (BEI) akhirnya menghentikan sementara perdagangan saham PT Pelat Timah Nusantara …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: