#

Pendapatan Turun 41 Persen Tapi Greenwood Sejahtera (GWSA) Catat Laba Melonjak 159 Persen di Kuartal I-2020

EmitenNews.com – Pemilik Proyek SBY2 yaitu apartemen yang berlokasi dekat kawasan industri Surabaya dan pelabuhan Tanjung Perak PT Greenwood Sejahtera Tbk (GWSA) mencatat pertumbuhan laba pada kuartal I-2020 sebesar 159,56 persen menjadi Rp41,68 miliar laba itu tumbuh signifikan dari laba Rp16,06 miliar di periode sama tahun sebelumnya.

Laporan keuangan perseroan yang disampaikan ke BEI Senin (22/6) menyebutkan, pendapatan usaha turun 41,14 persen menjadi Rp14,01 miliar dari Rp23,81 miliar dan beban pokok penjualan turun 63,59 persen menjadi Rp5,51 miliar dari Rp15,15 miliar dan laba bruto turun tipis 1,83 persen menjadi Rp8,49 miliar dari laba bruto Rp8,66 miliar tahun sebelumnya.

Baca juga: Outlook Negatif, Fitch Ratings Indonesia Turunkan Peringkat PT Greenwood Sejahtera (GWSA) Jadi “BB-“

 

Namun laba sebelum pajak yang di bukukan oleh pengembangan real estat dengan proyek The City Center – Batavia, Capital Square, Proyek JORR itu meningkat 172,61 persen menjadi Rp40,59 miliar dibandingkan laba sebelum pajak Rp14,89 miliar tahun sebelumnya salah satunya karena beban umum yang turun tajam 49,78 persen menjadi Rp16,69 miliar dari Rp33,23 miliar, beban bunga dan keungan juga turun 52,79 persen menjadi Rp2,58 miliar dari Rp5,47 miliar.

Pos lain yang mendorong terjadinya pertumbuhan signifikan pada laba sebelum pajak adalah bagian laba neto entitas asosiasi yang tumbuh 14 persen jadi Rp46,91 miliar per 31 Maret 2020 dari Rp41,15 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Sehingga laba per saham dasar yang di bukukan oleh GWSA pada periode kuartal I-2020 sebesar Rp5,34 per saham tumbuh dari periode yangs ama tahun sebelumnya yang hanya Rp2,06 per saham.

Jumlah aset perseroan mencapai Rp7,63 triliun hingga periode 31 Maret 2020 naik tipis 0,43 persen dari jumlah aset Rp7,60 triliun hingga periode 31 Desember 2019.

Pada posisi kas dan setara kas akhir periode yang dimiliki oleh perseroan per 31 Maret 2020 sebesar Rp304,61 miliar terjadi penurunan 13,06 persen dari Rp350,40 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya. (Rizki)

Check Also

PP Properti (PPRO) Hentikan Operasional Hotel dan Rumahkan 49 Karyawan Imbas Covid-19
dampak pandemi covid 19 yaitu Pemberhentian Operasional pada Hotel yang ada di Jakarta, Bandung, Surabaya, Pekanbaru dan Balikpapan, pemberhentian oprasional Mall yang berada Bekasi dan Surabaya.Serta Apartemen terjadi Pemberhentian sebagian konstruksi Pembatasan Operasional, Untuk pemasaran apartemen gathering konsumen, pameran dan open house.

EmitenNews.com – Pandemi covid-19 membuat kinerja  PT PP Properti Tbk (PPRO) terganggu, hingga terjadi penghentian …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: