#
Memperkuat jajaran direksi PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM), Muhammad Fajrin Rasyid mendapat tugas khusus mempercepat proses transformasi Telkom menjadi Digital Telco. Salah satu pendiri, sekaligus Presiden Bukalapak itu, dianggap memiliki kompetensi untuk mewujudkan perusahaan Telkom menjadi Digital Telco Company. (Dok. Monitor.co.id).

Perkuat Jajaran Direksi Telkom, Fajrin Rasyid Diminta Percepat Transformasi Digital Telco
Direktur Utama Telkom, Ririek Adriansyah mengatakan, ke depan layanan PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) tak hanya soal konektivitas tapi juga digital platform dan service

EmitenNews.com – Memperkuat jajaran direksi PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM), Muhammad Fajrin Rasyid mendapat tugas khusus mempercepat proses transformasi Telkom menjadi Digital Telco. Salah satu pendiri, sekaligus Presiden Bukalapak itu, dianggap memiliki kompetensi untuk mewujudkan perusahaan Telkom menjadi Digital Telco Company.

Dalam keterangannya yang dikutip Senin (22/6/2020), Direktur Utama Telkom, Ririek Adriansyah mengatakan, ke depan layanan Telkom tak hanya soal konektivitas tapi juga digital platform dan service. Karena itu, pihaknya membutuhkan orang yang berkompeten untuk mengawal perjalanan BUMN telekomunikasi itu.

“Mudah-mudahan bisa cepat terealisir untuk transformasi Telkom ke digital telco,” ujar Ririek Adriansyah, saat konferensi pers usai RUPS Tahun Buku 2019, di Jakarta, Jumat (19/6/2020).

Pandemi Covid-19 juga menjadi pemicu cepatnya proses transformasi Telkom tersebut. Ririek memaparkan, mengacu pada hasil survei yang menunjukkan,  75 persen eksekutif di Fortune 100 membuat perusahaan mau tidak mau harus bertransformasi, agar perseroan tetap bertumbuh.

Berkaitan dengan penyebaran virus corona penyebab coronavirus disease 2019 atau Covid-19 itu juga, Ririek mengaku belum bisa memberikan proyeksi terkait kinerja tahun ini. Pasalnya, Pandemi virus yang disebut-sebut berasal dari Wuhan, Hubei, China itu, masih berlangsung dan nyaris tidak ada satu pihak pun yang mengetahui kapan semua itu akan berakhir.

“Sampai saat ini kami belum bisa membuat proyeksi akurat. Tapi kira-kira, Capex akan berkisar 25 persen dari revenue,” ujar Ririek.

Saat diminta komentarnya, Fajrin Rasyid mengatakan, masih harus banyak berdikusi dengan para senior. Termasuk lebih mempelajari lagi kondisi perusahaan. Pria 34 tahun itu, berharap dengan pengalamannya selama ini, dia bisa memberikan masukan yang baik bagi perusahaan.

“Yang jelas saya akan banyak berdiskusi dengan Bu Venus (Venusiana – Direktur Consumer Business). Sebagai direktur baru, saya masih harus banyak mempelajari perusahaan. Saya juga akan membantu Bu Venus,” katanya.

Seperti diketahui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) Jumat sore, salah satu agendanya mengadakan perombakan susunan pengurus perseroan. Hampir seluruh jajaran direksi Telkom diganti. Yang masih bertahan Ririek Adriyansyah sebagai Direktur Utama dan Edi Witjara.

Dalam jajaran direksi muncul nama-nama baru. Salah satunya Co-founder dan Presiden Bukalapak Muhammad Fajrin Rasyid. Pria 34 tahun itu dipercaya menjadi Direktur Digital Telkom menggantikan Faizal R. Djoemadi.

Nama lain yang mengisi jajaran direksi Telkom yakni Direktur Utama Pelindo 1 Dian Rachmawan. Dian menggantikan Edwin Aristiawan menjadi Direktur Wholesale & International Service.

Pada jajaran komisaris juga banyak nama baru. Di antaranya Ahmad Fikri Assegaf, Wawan Iriawan, Candra Arie Setiawan, Alex Denni dan Rizal Mallarangeng.

Berikut susunan pengurus PT Telekomunikasi Indonesia Tbk:

Jajaran direksi:

Direktur Utama: Ririek Adriansyah

Direktur Wholesale & International Service: Dian Rahmawan

Direktur Human Capital Management: Afriwandi

Direktur Keuangan: Heri Supriadi

Direktur Consumer Service: FM Venusiana R

Direktur Enterprise & Business Service: Edi Witjara

Direktur Network & IT Solution: Herlan Wijanarko

Direktur Digital Business: Muhammad Fajrin Rasyid

Direktur Strategic Portofolio: Budi Setyawan Wijaya

Jajaran komisaris:

Komisaris Utama: Rhenald Kasali

Komisaris Independen: Marsudi Wahyu Kisworo

Komisaris Independen: Ahmad Fikri Assegaf

Komisaris Independen: Wawan Iriawan

Komisaris Independen: Candra Arie Setiawan

Komisaris: Marcelino Pandin

Komisaris: Ismail

Komisaris: Alex Denni

Komisaris: Rizal Mallarangeng

Sebelumnya menanggapi penunjukan Muhammad Fajrin Rasyid sebagai direktur PT Telkom, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan, Telkom harus melakukan perubahan pada strategi bisnis, terutama setelah pandemi COVID-19.

“Telkom harus mengubah dan memperkuat strategi bisnisnya di era pasca COVID-19 terutama dalam memperkuat bisnis Telkom,” katanya kepada media, Jumat (19/6/2020).

Dalam penilaian Erich Thohir, Fajrin merupakan sosok anak muda yang teruji, cocok untuk mengembangkan bisnis digital PT Telkom ke depan. “Fajrin figur anak muda yang sudah teruji kiprah dan karyanya di bisnis digital. Dengan rekam jejak dan pengalaman meski masih berusia muda, Fajrin figure tepat untuk memimpin pengembangan bisnis digital Telkom.” ***

 

Check Also

Pemerintah Kabupaten Karawang Bentuk Satgas Covid-19 di Tiap Perusahaan
Pembentukan satgas di lingkungan dunia usaha itu, merupakan kolaborasi penting antara perusahaan dan pemerintah. Tujuannya, menekan penularan virus corona

EmitenNews.com – Keren. Pemerintah Kabupaten Karawang bekerja sama dengan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) melakukan pelatihan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: