#
Ilustrasi pengisian Avtur. Sepanjang tahun lalu terjual sebesar 51,31 juta kiloliter (KL) BBM, meningkat dari 2018 yang hanya 49,62 juta KL. Tahun 2019 juga, penjualan elpiji ekuivalen 13,75 juta KL, Petrokimia 3,15 juta KL, BBM untuk Aviasi 5,82 juta KL dan BBM untuk Industri 13,96 juta KL. (Dok. PT Pertamina).

Perluasan Jangkauan Penyaluran Layanan Ikut Tingkatkan Volume Penjualan BBM Pertamina 2019
Tahun 2019 terjual 51,31 juta kiloliter BBM, meningkat dari 2018 yang 49,62 juta KL. Penjualan elpiji ekuivalen 13,75 juta KL, Petrokimia 3,15 juta KL, BBM Aviasi 5,82 juta KL dan BBM Industri 13,96 juta KL

EmitenNews.com – Perluasan jangkauan penyaluran layanan bahan bakar minyak (BBM) ikut meningkatkan volume penjualan BBM sepanjang 2019. Sepanjang tahun lalu terjual sebesar 51,31 juta kiloliter (KL) BBM, meningkat dari 2018 yang hanya 49,62 juta KL. Tahun 2019 juga, penjualan elpiji ekuivalen 13,75 juta KL, Petrokimia 3,15 juta KL, BBM untuk Aviasi 5,82 juta KL dan BBM  untuk Industri 13,96 juta KL.

Dalam keterangannya yang dikutip Senin (22/6/2020), Vice President Corporate Communication Pertamina Fajriyah Usman mengatakan, dari penjualan seluruh produk Pertamina, seperti BBM ritel, industri, dan aviasi serta LPG dan Petrokimia, secara total konsolidasi mencapai ekuivalen 87,98 Juta KL pada 2019.

Ikut memperbesar volume penjualan BBM adalah penambahan lembaga penyalur baik SPBU maupun SPBN (untuk nelayan). Tahun 2019 Pertamina juga menyelesaikan pembangunan 48 Pertashop serta, menyalurkan BBM di wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan dan Terluar) di seluruh Indonesia, melalui pembangunan 161 titik BBM 1 Harga.

Untuk memastikan pemenuhan kebutuhan BBM masyarakat, Pertamina memang terus memperkuat ketahanan pasokan. BBM Satu Harga yang telah dioperasikan Pertamina tersebar mulai dari wilayah 3T di Papua,  Maluku, Nusa Tenggara, Sulawesi, Kalimantan, Sumatera, Jawa dan Bali.

Untuk memuhi hal tersebut, sepanjang tahun lalu Pertamina membangun penambahan 21 lokasi storage TBBM, 8 Lokasi storage LPG, 7 lokasi storage Avtur dan 2 Kapal General Purpose untuk memastikan kehandalan supply dan distribusi BBM di seluruh Indonesia.

Sampai akhir tahun 2019, sebanyak 2.601 SPBU di Indonesia telah menerapakan digitalisasi dan ditargetkan seluruhnya atau 5.518 SPBU rampung pada 2020. Fajriyah Usman juga mencatat, capaian cukup menggembirakan terkait layanan digital juga terlihat dengan adanya 1,4 juta pengunduh baru MyPertamina sebagai digital channel Pertamina.

Dengan seluruh aktivitas bisnis itu, Pertamina mampu mencatat laba bersih di 2019 sebesar USD2,53 miliar atau  Rp35,8 triliun. Dari situ BUMN migas ini memberikan setoran dividen tunai sebesar Rp8,5 Triliun. Total kontribusi Pertamina ke Negara sepanjang 2019, urai Fajriyah, mencapai Rp181,5 triliun, terdiri dari Dividen, Pajak, Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) kegiatan hulu migas dan geothermal serta Signature Bonus. ***

 

Check Also

Elnusa (ELSA) Resmi Catatkan Sukuk Ijarah Senilai Rp700 Miliar
PT Elnusa Tbk (Elnusa), perusahaan nasional penyedia jasa energi, menerbitkan  Sukuk Ijarah Berkelanjutan I Tahap ke satu 2020 (Sukuk)

EmitenNews.com- PT Elnusa Tbk (Elnusa), perusahaan nasional penyedia jasa energi, menerbitkan  Sukuk Ijarah Berkelanjutan I …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: