#

Permudah Investor SBN Ritel, Pemerintah Luncurkan ORI Seri 016 Secara Online

EmitenNews.com – Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kemenkeu meluncurkan Obligasi Negara Ritel (ORI) seri ORI016.
Seri ini merupakan ORI pertama yang diterbitkan secara online melalui sistem e-SBN untuk mempermudah akses masyarakat berinvestasi di Surat Berharga Nasional (SBN) ritel.

Mengutip keterangan resminya, Rabu (2/10) pada Oktober ini, DJPPR juga melakukan penjualan SBN yang ditawarkan kepada individu warga negara Indonesia melalui 23 Mitra Distribusi di Pasar Perdana dengan tingkat kupon tetap, yaitu ORI seri ORI016.

Proses pemesanan dapat dilakukan melalui empat tahap, yaitu registrasi, pemesanan, pembayaran, dan konfirmasi. Proses registrasi dapat dilakukan kapan saja, sedangkan tiga proses selanjutnya dapat dilakukan selama periode pemesanan yaitu 2-24 Oktober 2019.

Dengan tingkat bunga tetap sebesar 6,8 persen per tahun sampai dengan jatuh tempo pada 15 Oktober 2022, ORI016 dinilai sangat menguntungkan. Hal tersebut karena dapat diperdagangkan di Pasar Sekunder dan berpotensi memperoleh capital gain dengan pemesanan minimal Rp 1 juta.

Sebagai informasi, ORI016 diluncurkan dengan mengusung tema ‘Young & Restless’ dan dikemas dalam bincang eksklusif dengan pemateri tiga entrepreneur muda Indonesia pada Rabu (2/10) di The Gods Diner, Jakarta. Ketiga pemateri tersebut adalah Pamitra Wineka, Dinar Amanda, dan Fiona Anthonyserta.

Para pemateri menjelaskan proses yang mereka lakukan dalam membangun dan memperjuangkan bisnis serta menjadi investasi mereka untuk masa depan. Adapun ORI016 resmi diluncurkan langsung oleh Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Luky Alfirman. (Romys)

Check Also

Kasus Covid-19 di Indonesia Terus Bertambah, Jumat Ini Totalnya 72.347 Penderita
Dari 1.611 kasus baru infeksi virus corona hari ini, DKI Jakarta kembali menyumbangkan jumlah penderita yang terbanyak, mengalahkan Jawa Timur, dan Jawa Barat

EmitenNews.com – Kasus infeksi virus corona penyebab coronavirus disease 2019 atau covid-19 terus bertambah. Itu …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: