#
Gempa Ambon berpusat di 40 kilometer arah Timur Laut Ambon atau di dasar laut kedalaman 10 km, menimbukan kerusakan, dan jatuh korban 20 orang meninggal. (Dok. iNews.com).

Pertamina Pastikan Sarana dan Fasilitas BBM di Maluku Aman dan dapat Beroperasi Normal
Ambon, Maluku diguncang gempa bermagnitudo 6,8, Kamis (26/9/2019). Sedikitnya jatuh korban 20 orang meninggal, 100 lainnya mengalami luka

EmitenNews.com – Sarana dan fasilitas bahan bakar minyak (BBM) di wilayah Maluku, khususnya Ambon dan Masohi, aman dan dapat beroperasi normal. PT Pertamina (Persero) memastikan hal itu, meski Ambon diguncang gempa bermagnitudo 6,8, Kamis (26/9/2019). Gempa berpusat di 40 kilometer (km) arah Timur Laut Ambon atau di dasar laut kedalaman 10 km itu, menimbukan kerusakan, dan jatuh korban 20 orang meninggal.

“SPBU juga telah beroperasi melayani kembali konsumen. Hanya satu SPBU di wilayah Tulehu yang berhenti beroperasi sementara karena lokasinya dekat episentrum gempa,” tutur Unit Manager Communication, Relations & CSR MOR VIII PT Pertamina (Persero) Brasto Galih Nugroho.

Kepada pers, Brasto Galih Nugroho mengatakan, perseroan terus memantau kondisi di seluruh wilayah operasional Maluku, khususnya wilayah Ambon dan Masohi. Seluruh sarana dan fasilitas Terminal BBM, depot pengisian pesawat udara (DPPU), dan stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di wilayah Ambon dan Masohi dilaporkan tidak mengalami kerusakan. Infrastuktur bangunan maupun fasilitas penyaluran di lapangan, tetap beroperasi normal.

Guncangan gempa pukul 08.46 dan 11.41 WIT itu, sempat menyebabkan operasional berhenti sementara untuk pengamanan dan evakuasi. Guncangan itu juga menyebabkan kerusakan minor di dermaga Terminal BBM Wayame, Ambon. Namun, kerusakan sudah teratasi sehingga operasional dipastikan kembali berjalan normal , pukul 13.00 WIT.

Pertamina akan terus memantau situasi terkini di wilayah, berkoordinasi dengan aparat setempat. Perseroan ingin memastikan penyaluran BBM ke SPBU berjalan lancar tanpa kendala dan terus bersiaga terhadap kemungkinan gempa susulan di wilayah Ambon.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat jumlah korban gempa yang mengguncang Ambon, Maluku, Kamis (26/9) per pukul 18.00 WIB mencapai 20 orang. Korban luka kurang lebih 100 orang, di Desa Liang, enam orang luka ringan di Kampung Lha, Desa Liang dan satu orang bernama Jono mengalami luka berat di Desa Waisama, Kabupaten Seram Bagian Barat. ***

 

Check Also

Kebutuhan Anggaran Untuk Membangun Sarana Perkeretaapian di Ibu Kota Baru Rp209 Triliun
Sekretaris Jenderal Kementerian Perhubungan Djoko Sasono: Dana sebesar itu untuk membangun stasiun, KA subway, KRL, jalur kereta api dan pengadaan kereta listrik

EmitenNews.com – Kebutuhan anggaran untuk pembangunan sarana transportasi di ibu kota baru lumayan besar. Untuk …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: