#
Sebanyak 575 anggota DPR RI hasil Pemilu 2019, dilantik di Gedung 'Kura-kura', Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (1/10/2019) pagi. Mereka akan bekerja untuk periode 2019-2024. (Dok. Tribunnews).

Politisi PDI Perjuangan Dominasi Keanggotaan DPR RI 2019-2024
Sebanyak 575 anggota DPR RI periode 2019-2024 hasil Pemilu 2019 dilantik oleh Ketua Mahkamah Agung Hatta Ali, Selasa pagi

EmitenNews.com – Politisi PDI Perjuangan mendominasi keanggotaan DPR RI 2019-2024, yang dilantik Selasa (1/10/2019) pagi. Dari 575 anggota DPR yang baru, parpol yang dipimpin Megawati Soekarnoputri itu, menguasai 128 kursi. Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Joko Widodo, beserta Wapres terpilih Ma’ruf Amin, serta undangan menghadiri acara pelantikan tersebut.

Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla menghadiri pengambilan sumpah atau janji anggota DPR dan DPD periode 2019-2024. Kepala Negara didampingi Ibu Negara Iriana Jokowi, tiba pukul 09.15 WIB di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (1/10/2019). JK dan istri Mufidah Jusuf Kalla sudah hadir lebih dahulu, di Gedung DPR pukul 09.00 WIB.

Sebanyak 575 anggota DPR RI hasil Pemilu 2019 itu, dilantik di Gedung ‘Kura-kura’, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (1/10/2019) pagi. Mereka akan bekerja untuk periode 2019-2024. Sejak pagi, para anggota legislatif berduyun-duyun memasuki gedung yang berdiri sejak 1965 itu. Mereka menempati posisi duduknya masing-masing guna mengikuti prosesi pelantikan.

Prosesi pelantikan diawali pembacaan Keputusan Presiden Nomor 98/P/2019 tentang peresmian anggota DPR 2019-2024 oleh Sekjen DPR Indra Iskandar. Setelah itu, Ketua Mahkamah Agung Hatta Ali mengambil tempat di sisi podium untuk memulai pengambilan sumpah para anggota DPR.

Sejumlah perwakilan anggota DPR maju ke depan podium sidang. Lalu, masing-masing tokoh agama berdiri di samping para perwakilan anggota DPR terpilih itu, dengan membawa kitab suci untuk mengikuti acara penyumpahan sebagai anggota DPR. Para legislator baru itu mengucapkan janji dan sumpah menurut agama dan kepercayaan masing-masing.

“Apakah saudara bersedia bersumpah menurut agama dan kepercayaan saudara masing-masing,” ujar Ketua MA Hatta Ali kepada wakil rakyat baru itu.

“Bersedia,” jawab para anggota DPR RI itu serempak.

Hatta Ali mengingatkan kembali sumpah atau janji itu harus ditepati untuk kebaikan bangsa dan negara Indonesia secara keseluruhan. Setelah itu, Hatta pun memulai pembacaan sumpah secara perlahan-lahan agar bisa diikuti para wakil rakyat tersebut.

“Demi Allah (Tuhan) saya bersumpah/berjanji: bahwa saya, akan memenuhi kewajiban sebagai anggota DPR dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya, sesuai peraturan perundang-undangan, dengan berpedoman pada Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945; bahwa saya dalam menjalankan kewajiban akan bekerja sungguh-sungguh, demi tegaknya kehidupan demokrasi, serta mengutamakan kepentingan bangsa dan negara daripada kepentingan pribadi, seseorang, dan golongan; bahwa saya akan memperjuangkan aspirasi rakyat untuk mewujudkan tujuan nasional demi kepentingan bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.”

Usai pembacaan sumpah dan janji, dilanjutkan dengan penandatangan Berita Acara Sumpah/Janji Anggota DPR secara simbolis disaksikan Ketua MA Hatta Ali. Usai pengucapan sumpah dan penandatanganan berita acara itu, proses pelantikan DPR 2019-2024 pun telah paripurna.

Dalam catatan Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi), 575 anggota DPR RI terpilih periode 2019-2024 itu, 56 persen di antaranya, petahana. Mereka anggota DPR 2014-2019, yang terpilih kembali dalam Pemilu legislatif 2019. Jumlah mereka lebih banyak dibanding 2014-2019, yang hanya 560 orang. Angkanya bertambah karena pertambahan jumlah penduduk, daerah makin luas, dan sebagainya.

Data dari kesekjenan DPR menunjukkan, komposisi fraksi di DPR 2019-2024, porsi terbesar, 128 kursi, diperoleh PDI Perjungan, partai politik pemenang Pemilu 2019. Golkar dengan 85 kursi pada posisi berikutnya. Gerindra, 78 kursi, NasDem 59 kursi. Setelah itu ada PKB dengan 58 kursi, Demokrat 54 kursi, PKS dengan 50 kursi, PAN dengan 44 kursi, dan terakhir PPP memiliki 19 kursi.

Penting diingatkan, para anggota DPR masa bakti 2019-2024 ini pun akan bekerja, salah satunya menyelesaikan rancangan undang-undang (RUU) warisan anggota dewan masa bakti sebelumnya. Antara lain, Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP), RUU Penghapusan Kekerasan Seksual (PKS), dan RUU Mineral dan Batu Bara (Minerba).

Pewarisan pembahasan RUU itu dimungkinkan setelah anggota DPR periode 2014-2019 mengesahkan revisi UU Peraturan Pembentuk Perundang-undangan (PPP), 24 September 2019. ***

 

Check Also

Kementerian PUPR Longgarkan Beberapa Persyaratan Kepemilikan Rumah Subsidi
Lewat Peraturan Menteri PUPR Nomor 13/PRT/M/2019 tentang BP2BT, uang muka kepemilikan rumah bersubsidi bagi MBR kini jadi 1 persen dari 5 persen

EmitenNews.com – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat melonggarkan persyaratan Program Bantuan Pembiayaan Perumahan Berbasis …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: